Kriminalitas Langkat

BNN Tembak Mati DPO Kasus Sabu Politisi Nasdem

publicanews - berita politik & hukumSurat keterangan daftar pencarian orang (DPO) yang dikeluarkan BNN terhadap tersangka Burhanudin. (Foto: dok. BNN)
PUBLICANEWS, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menangkap Burhanudin (57), anggota jaringan penyelundup narkoba Ibrahim Hasan alias Hongkong. Burhanudin yang masuk daftar pencarian orang (DPO) itu dibekuk di Gampong, Aceh Besar, Rabu (7/11).

"Tersangka adalah pemasok narkoba jenis sabu dan ekstasi kepada terpidana Ibrahim alias Hongkong," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari lewat pesan singkat yang diterima Publicanews, Kamis (8/11).

Arman menjelaskan, Burhanudin melawan saat ditangkap. Petugas BNN sangat berhati-hati dan memberikan tembakan peringatan kepada tersangka.

Sampai peringatan ketiga, ujar Arman, Burhanudin tetap tidak mengindahkannya. Petugas terpaksa membakan ke arah tubuhnya. "Kita lumpuhkan dengan menembak tersangka sehingga tersungkur," ia menambahkan.

Namun dalam perjalanan ke rumah sakit Burhanudin meninggal. Saat ini BNN melakukan pengembangan untuk mencari barang buktinya. "Kita belum tahu ada di mana barang buktinya, apakah sudah dibuang atau belum," ujar Arman.

Penangkapan ini adalah pengembangan dari kasus Ibrahim Hasan, anggota DPRD Langkat dari Fraksi Nasdem. Ia ditangkap di Desa Paya Tampak, Kecamatan Pangkalan Susu, Langkat, oleh petugas BNN pada 19 Agustus 2018.

Ibrahim sedang melakukan sosialisasi pencalonannya kembali sebagai anggota DPRD Langkat. Saat itu ia diringkus bersama enam anak buahnya, menyusul pengembangan penangkapan 150 kg sabu di perairan Sei Lepan, Langkat.

Partai Nasdem kemudian memecat Ibrahim setelah ia berurusan dengan BNN. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top