Kriminalitas Nganjuk

Lagi, Polisi Ditangkap Edarkan Sabu

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi.
PUBLICANEWS, Blitar - Jajaran Satnarkoba Polres Nganjuk menangkap kembali dua oknum polisi anggota Polres Blitar Kota saat mengedarkan sabu. Keduanya adalah Aiptu EK dan Aiptu EW.

Menurut Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman NW, Aiptu EK adalah anggota Satreskrim Polsek Kepanjenkidul, ia berperan sebagai kurir. Sedangkan EW adalah anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sukorejo yang kemudian diketahui sebagai bandar besar sabu di Kota Blitar.

Penangkapan kedua oknum pengayom masyarakat itu berawal dari pengamanan DP (41), warga Tarokan. Ia diringkus saat pesta sabu di Hotel Gerung, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, 14 September lalu.

"DP mengaku mendapat sabu dari EW. Di lokasi itu kami amankan juga seperangkat alat hisap (bong), sisa sabu dalam pipet berat kotor 2,30 gram, satu paket sabu berat kotor 0,26 gram, dan 2 buah HP," kata AKBP Dewa di kantornya, Rabu (10/10).

Anggota Polisi Tertangkap Usai Pesta Sabu dengan Teman Wanitanya

Aiptu EK kemudian ditangkap di Alun-alun Jalan Sudirman, Kota Kediri, bersama supirnya ES (39). Polisi mengamankan 0,94 gram sabu di saku celana EK. "Mereka mengaku jika barang itu milik EW untuk dikirimkan pada calon pembeli dengan inisial DW," ujar Dewa.

Saat ini, EK dan EW ditahan di Mapolres Nganjuk untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar juga membenarkan keterlibatan anggotanya dalam peredaran narkoba.

"Sesuai prosedur, menunggu proses pidana di sana. Baru diproses secara internal, yaitu Kode Etik dan Disiplin Polri," Adewira menegaskan

Belum sebulan lalu, persisnya 15 September 2018, oknum polisi yang berdinas di Polres Nganjuk juga tertangkap karena narkoba. Ipda SKN (50) diamankan bersama teman wanitanya RGB (48) tengah pesta sabu. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top