Polisi Grebek Pabrik Sabu Internasional di Tangerang

publicanews - berita politik & hukumPolisi menunjukkan barang bukti sabu hasil produksi tersangka residivis AWP, di Mapolres Metro Jakarta Barat. (Foto: Polres Jakbar)
PUBLICANEWS, Jakarta - Jajaran Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menggerebek sebuah pabrik pembuatan sabu kualitas internasional di Perumahan Metland, Cipondoh, Tangerang. Pemilik rumah sekaligus pembuat sabu berinisial AWP (56) langsung ditangkap polisi.

Kapolres Hengki Haryadi mengatakan, pengungkapan ini berdasarkan penyelidikan selama satu pekan.

"Awalnya pengungkapan ini dari penyidikan seorang pengecer sabu yang kita tangkap," ujar Hengki dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/8).

Tersangka AWP mulai membuat sabu ini sejak Mei 2017 lalu. Ia bisa memproduksi lebih dari 1 kg sebulan.

Hengki mengatakan, AWP merupakan residivis kasus narkoba yang pernah ditangkap oleh Polres Jakarta Barat pada 2010 lalu.

"Begitu dia bebas, ternyata ilmunya semakin tinggi. Kemudian dia menambah wawasannya membuat sabu dari internet," Hengki menjelaskan.

Hengki menambahkan, sabu buatan AWP mengandung metaphetamine yang lebih banyak dibanding dengan sabu impor. "Jadi efek nge-fly dari sabu ini l mudah ain dari sabu biasa," ujar Hengki. Bahan baku sabu mudah dibeli di toko bahan kimia dan juga di apotek.

Polisi menyita barang bukti 2,5 kilogram sabu dan beberapa bahan dasar pembuat sabu.

"Selain itu, beberapa barang elektronik dan kendaraan milik tersangka juga kami amankan," ujar Hengki.

Hengki menegaskan pelaku dijerat dengan Pasal 112 KUHP dan 114 KUHP tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal hukuman mati. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top