Muara Teweh

Guru SMA Nyambi Jadi Pengedar Sabu Dicokok Petugas

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi
PUBLICANEWS, Barito - Guru SMAN 1 Teweh Timur, Mixiano Rimardo (37) alias Mimik, dicokok petugas karena menjadi pengedar sabu. Saat digeledeh di rumahnya, aparat menemukan 4,10 gram sabu yang dipisahkan ke dalam 17 paket.

"Penangkapan tersangka merupakan pengembangan dari penangkapan sebelumnya yang mengaku sabu berasal dari seorang tenaga pengajar," kata Kasat Narkoba Polres Barito Utara AKP Tugiyo, di Muara Teweh, Sabtu (14/4).

Tersangka Guanto alias Goa (25), warga Jalan Tujuh Enam Desa Benangin I, Kecamatan Teweh Timur, ditangkap di perumahan guru SMAN 1 Teweh Timur Jalan Tujuh Enam Desa Benangin I.

"Dari tersangka ini ditemukan tiga paket sabu seberat 0,72 gram bruto," ujar Tugiyo.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan interograsi, tersangka Guanto mengakui barang terlarang itu didapat dari Mimik. Tanpa mengulur waktu, petugas meluncur ke kediaman guru Bahasa Indonesia itu. Penangkapan langsung dipimpin Kapolsek Teweh Timur Ipda Anis.

Kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) juncto 112 (1) dan pasal 127 ayat (1) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman lima tahun penjara. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top