Mojokerto

Dua PNS Terjaring Razia Narkoba

publicanews - berita politik & hukumDua PNS di Pemkab Mojokerto yang terjaring razia narkoba. (Foto: suaramojokerto)
PUBLICANEWS, Mojokerto - Dua pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Mojokerto, Khoirul Anam (37) dan Sucipto (35), terjaring razia narkoba oleh Polres Mojokerto, Jawa Timur. Keduanya ditangkap pada waktu berbeda.

Awalnya, polisi menangkap Khoirul di Desa Pekukuhan, Mojosari, Rabu (24/1) malam. Ditemukan sabu seberat 0,58 gram.

"Kami kembangkan asal sabu, kami tangkap 3 orang di perumahan yang sama pukul 23.00 WIB," kata Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata, Selasa (30/1).

Di lokasi kedua itu petugas mengamankan Sucipto (35) bersama dua orang lainnya, yakni Alfan Fadeli (27), warga Desa Kenanten, Puri, dan Devid Nur Hanafi (25), warga Desa Watukenongo, Pungging.

Petugas menyita 6 paket hemat sabu seberat 2,76 gram, 3 ponsel dan 1 sepeda motor milik salah satu pelaku. Polisi menduga selain pengguna, ada PNS yang juga mengedarkan.

"Karena kami temukan timbangan elektronik dan paket hemat sabu siap edar," ia mengungkapkan.

Saat diinterogasi, Khoirul Anam mengaku baru setahun mengonsumsi sabu. Ia membeli barang haram ini dari temannya seharga Rp 1,4 juta untuk 1 gram. "Saya memakai sabu karena sudah kecanduan," Khoirul menuturkan kepada polisi.

Dalam razia tersebut, Polresta Mojokerto mengamankan 8 pengedar sabu dan 28 penjudi. "Kami terus mencari jaringannya sampai di mana," Leonardus menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top