Beathor Suryadi

Presiden Tiga Periode, Qodari Lupa Prabowo Sudah Cebong

publicanews - berita politik & hukumDirektur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari dalam suatu acara talk show di tvOne. (Foto: YouTube)
Oleh: BeaThor Suryadi

QODARI (Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari) beranggapan bahwa Paslon Jokowi dengan Prabowo akan mencegah pecahnya negara bangsa.

Maka di dada kanan kaos Qodari bertuliskan 'Save NKRI'. Lalu dia bentuk dan bangun Relawan JokPro

Dia lupa bahwa isu dengan jargon Kampret-Cebong tidak akan hilang dengan menyatunya Prabowo/ Kampret ke dalam Jokowi/Cebong...

Kekuatan Barisan 212 itulah yang menentukan kemana suara dukungan mereka setelah kecewa, bagi 212 Prabowo sudah tenggelam di kolam Cebong dan punah...

Jika 2024 nanti Anies Baswedan maju, atau ada kandidat lain yang cocok untuk dan bagi Garis Politik 212 maka kesana Kampret akan bergelantungan dan barisan inilah yang akan melawan Paslon JokPro tersebut.

Mencermati minat Qodari untuk Jokowi 3 periode bersama Prabowo.

Pintu masuk untuk mengusung Paslon itu adalah pasal 37 UUD 45, pasal tentang amendemen.

Begitu antusiasnya Qodari atas gagasannya itu akan terwujud. Selain bermodalkan hasil survey internal kader PDIP yang telah memiliki angka sekitar 40an persen mendukung Jokowi 3 periode...

Qodari yakin sekali pintu masuk via pasal 37 itu akan lolos...
Kenapa ?

Kelancaran itu sudah dicermatinya, saat ini tidak ada partai yang berpotensi oposisi terhadap Jokowi malah koalisi Presiden Jokowi semakin kuat...

Jokowi memainkan Politik Langkah Kuda, hampir semua Ketua Partai Politik punya kasus Korupsi dan sudah bunyi di sidang Tipikor KPK...

Dengan satu langkah Kuda Troya itu, maka semua bertekuk lutut dan pasrah terhadap Garis Politik Jokowi.***

Salam Sehat
BeaThor Suryadi

*) Konten di Rubrik Publicana merupakan tulisan dan opini pengirim yang dimuat oleh Redaksi Publicanews.

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah23 Juni 2021 | 06:36:56

    Na lu, kampret ame cebong nongol lagi?

Back to Top