Irwan Hidayat

Mengenal Lebih Dekat Muda Abdi Sosial

publicanews - berita politik & hukum
Oleh: Irwan Hidayat

HAKIKATNYA organisasi merupakan interaksi-interaksi orang dalam sebuah wadah, untuk melakukan sebuah tujuan yang sama. Namun, dalam Islam, organisasi dipandang dengan sisi yang berbeda. Dimana organisasi merupakan suatu kebutuhan dan sangat penting dan organisasi tidak hanya diartikan semata-mata sebagai wadah perkumpulan beberapa orang dengan cita-cita dan tujuan bersama. Salah satu contoh organisasi Muda Abdi Sosial.

Perintah dalam berorganisasi ini, terdapat di dalam Q.S Al-Hujurat 13 yang artinya berbunyi: “Hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah, ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah maha mengetahui lagi maha mengenal”.

Muda Abdi Sosial
Berawal dari diskusi kecil-kecilan anak muda yang diprakarsai oleh Mas Toha, mewacanakan gerakan kemanusiaan yang pada akhirnya ide dan gagasan tidak hanya muncul dari satu orang saja melainkan dinamis dari antar individu satu ke individu lainnya. Diskusi tersebut berlangsung kurang lebih sekitar 2 jam berjalan sehingga satu sama lainnya menjadi satu frekuensi yang mana dari beberapa pertimbangan yang ada hingga menghasilkan ide dan gagasan itu menjadi nama organisasi 'Muda Abdi Sosial'.

Muda Abdi Sosial merupakan salah satu wadah yang fokus dan target sasarannya dalam bidang: Pendidikan, Ekonomi, Sosial dan Budaya. Oleh karena itu, inisiatif organisasi Muda Abdi Sosial salah satu solusi yang ditawarkan agar supaya diresmikan oleh Kemenkumham, atas berkat perjuangan anak muda tersebut, alhamdulillah, resmi berbadan hukum. Berkat semua perjuangan itu mengambil langkah selanjutnya kiranya apa yang menjadi target dan sasaran organisasi tersebut.

Masa pandemi menuntut kita semua harus melakukan terobosan kreatif dan inovatif sehingga semua berjalan sesuai harapan kita. Tak kalah menarik dari kalangan muda ini tidak cuma bisa bikin kita rebahan, pemerintah yang meliar, dan berita lokal yang semakin memanas membuat para pemuda jaman sekarang sakit kepala dengan harapan yang pupus akan masa depannya. Jiwanya yang membara membuat mereka gerah dan membuang semua amarahnya kepada pemerintah melalui sosial media yang penuh dengan jenaka.

Alhamdulillah, beberapa agenda Muda Abdi Sosial berjalan lancar, salah satunya adalah gerakan #NgirengMaosAl-Qur’an, dengan salah satu titik target dan sasarannya adalah musholla-musholla tempat ngaji anak didik yang ada di Kabupaten Jember. Belajar dari perkembangan zaman yang sangat pesat hari ini tentu Muda Abdi Sosial mempunyai iktikad baik untuk tetap membumikan Ngireng Maos Al-Qur’an dan itu sasaran sangat tepat sekali yaitu anak remaja yang masih ngaji di musholla terdekat di lingkungan sekitar rumahnya atau dalam bahasa daerahnya disebut Ngajih Langgeren.

Hari ini bertepatan bulan suci Ramadan merupakan bulan istimewa yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim. Bagi Muda Abdi Sosial, ini salah satu momentum yang sangat tepat untuk mengambil langkah dan gerakan kemanusiaan untuk membumikan Ngireng Maos Al-Qur’an. Mengutip pernyataan Mas Toha, kegiatan ini dilaksanakan karena kegelisahan kepada para anak muda yang sudah mulai mengkhawatirkan, apalagi kebanyakan anak muda saat ini lebih senang mementingkan kesenangan pribadinya dari pada berkumpul serta melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat baik untuk dirinya atau orang lain.***


Irwan Hidayat
Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Jember

*) Konten di Rubrik Publicana merupakan tulisan dan opini pengirim yang dimuat oleh Redaksi Publicanews.

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top