Andi Mallarangeng

Apa Itu Kantor Staf Presiden dan Kenapa Harus Ada?

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi. (Credit to: Dmitrii Guzhanin)
Oleh: Andi Mallarangeng

KANTOR Staf Presiden adalah sesuatu yang baru dalam sejarah lembaga kepresidenan. Ini tampaknya mengikuti model lembaga kepresidenan di AS yang dikenal dengan The West Wing, yaitu sayap barat Gedung Putih tempat The Executive Office of the President of the United States.

Kalau di AS, Kantor Eksekutif Presiden dikepalai oleh seorang Chief of Staff yang bekerja full time untuk Presiden AS. Dan tidak nyamb-inyambi. Biasanya, dia adalah tokoh senior partainya presiden yang menjabat.

Di Indonesia, Kantor Staf Presiden dikepalai oleh seorang Kepala Staf Presiden, dilengkapi oleh Deputi, tenaga ahli dan sebagainya. Kalau melihat job description posisi ini mestinya juga bersifat full time.

Memang, lembaga kepresidenan memerlukan penguatan kapasitas, untuk melakukan monitoring dan evaluasi kebijakan, pengembangan kebijakan, strategi komunikasi publik, dan sebagainya yang dibutuhkan Presiden. Dan masing-masing Presiden bisa mempunyai kebutuhan yang berbeda. Bagaimanapun, kepresidenan adalah lembaga negara, walaupun orangnya cuma satu plus satu orang wakil presiden.

Pertanyaannya, apakah beban tugas sebagai Kepala Staf Presiden yang besar, luas dan penting ini bisa dijalankan dengan baik sembari terlibat dengan konflik yang berkepanjangan akibat berusaha mengambil alih kepemimpinan partai orang lain? Karena kader sejati partai tersebut pasti akan melakukan perlawanan every step of the way, sampai kapanpun.***


Andi Mallarangeng
Doktor Ilmu Politik dari NIU, mantan Jubir Presiden ke-6 RI

*) Konten di Rubrik Publicana merupakan tulisan dan opini pengirim yang dimuat oleh Redaksi Publicanews.

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top