Helmy Faishal Zaini

PBNU Kecam Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

publicanews - berita politik & hukumSekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Helmy Faishal Zaini. (Foto: nuonline)
Oleh: Helmy Faishal Zaini

MENCERMATI perkembangan terkait adanya peristiwa ledakan di depan Gereja Katedral, Makasar, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menegaskan:

Pertama, mengecam segala bentuk dan tindak kekerasan, termasuk di dalamnya adalah perilaku menyerang pihak-pihak yang dianggap memiliki perbedaan. Kekerasan bukanlah ajaran dari suatu agama apapun. Karena setiap agama mengajarkan kepada kita cinta kasih antar sesama. Terlebih Islam sebagai agama menganjurkan nilai-nilai toleransi dalam beragama & menebarkan perdamaian.

Kedua, mendesak pemerintah Indonesia dan aparat keamanan untuk segera mengusut tuntas atas pristiwa tersebut dan menangkap pelaku kekerasan yang terlibat. Kami percaya aparat akan bekerja secara maksimal dan profesional.

Ketiga, mengajak segenap pemuka agama untuk proaktif dalam mengampanyekan gerakan melawan ektremisme dan radikalisme. Tokoh agama memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan menyejukkan.

Keempat, mengimbau Kepada masyarakat dan segenap warga untuk tetap tenang dan tidak teprovokasi sehingga melakukan hal-hal yang justru dapat memperkeruh suasana. Kita serahkan proses pengusutan sepenuhnya kepada aparat keamanan. ***


Jakarta, 28 Maret 2021
H. A. Helmy Faishal Zaini
Sekretaris Jenderal

*) Konten di Rubrik Publicana merupakan tulisan dan opini pengirim yang dimuat oleh Redaksi Publicanews.

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top