Andi Mallarangeng

Back to 'Boring Presidency'

publicanews - berita politik & hukumJoe Biden. (Credit to: Gulf News)
Oleh: Andi Mallarangeng

SELAMA empat tahun masyarakat Amerika, bahkan dunia, setiap hari dibombardir dengan berbagai pernyataan yang mengejutkan dari Presiden Trump, melalui akun Twitternya. Kebijakan pun bisa berubah setiap waktu secara drastis. Kawan dan lawan pun terkejut-kejut. Yang senang adalah para wartawan, karena hampir setiap hari ada berita besar, bahkan headlines, breaking news, yang bisa diberitakan. Satu-satunya yang predictable dari Trump ketika berpidato adalah soal memuji dirinya dan pemerintahannya.

Melihat pidato pertama Presiden Biden pada saat pelantikan, tampaknya kita akan kembali ke era predictable Presidency. Biden mengajak masyarakat Amerika untuk moving forward dan bersatu kembali. Dia menyampaikan akan menjadi Presiden bagi seluruh rakyat AS. Dia juga meyakinkan sekutu Amerika, bahkan dunia untuk kembali ke multilateralisme.

Ini semua khas dan standar bagi pidato presiden. Old style, namun tetap berwibawa. Jangan harap ada pernyataan luar biasa, apalagi menunggu cuitan dari Biden yang mengguncang.

It's boring, mungkin bagi banyak orang. Tapi memang itu yang dibutuhkan oleh masyarakat Amerika, bahkan dunia, dari Presiden AS. Amerika yang stabil, dengan kebijakan yang predictable, membuat Amerika dan dunia juga lebih tenang. Konflik kepentingan, terutama dengan China, mungkin saja tetap berlangsung tetapi dengan retorika yang lebih halus dan pragmatis.

Ini tidak berarti keterbelahan masyarakat Amerika akan langsung selesai dengan naiknya Biden. Masih perlu waktu lama untuk proses penyembuhannya. Tapi model kepemimpinan yang merangkul, berada di tengah, dengan retorika yang sejuk akan sangat membantu.

It's boring and predictable. Tapi sekarang, boring is good.***


Andi Mallarangeng
Doktor Ilmu Politik dari NIU, mantan Jubir Presiden ke-6 RI

*) Konten di Rubrik Publicana merupakan tulisan dan opini pengirim yang dimuat oleh Redaksi Publicanews.

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah22 Januari 2021 | 20:02:48

    Ketenangan dan ketentraman dan menghargai semua orang itu yg penting pak Biden. Selamat 🙏

  2. Muhardi Karijanto @hardidja21 Januari 2021 | 20:35:29

    Alhamdulillah, sejak 20 Januari kemarin 4 tahun yg penuh dengan kontroversi telah berakhir. American's Demagog telah ditendang dari WH & berganti dengan era Pemimpin yg normatif, yg membosankan namun membuat politik hubungan antar negara menjadi normal kembali.

    Hari pertama menjabat Presiden, Biden langsung mengeluarkan Perintah Eksekutif yg membatalkan atau setidak-tidaknya membekukan keputusan Trumph yg membuat gaduh dunia, mulai dari keluar dari perjanjian nuklir, perubahan iklim, dari perjanjian dagang Asia-Pasifik, keluar dari WHO sampai ke pembatasan migran dari negara-negara muslim & pembangunan tembok perbatasan dengan Mexico. Semua dibatalkan.

    Semoga penghapusan fasilitas bea masuk untuk barang² ekspor Indonesia lain hari juga dievaluasi oleh Biden karena membuat ekspor kita ke Amerika kalah bersaing

Back to Top