Ahmad Khozinuddin

Tim Advokasi Terdakwa Gus Nur Nilai JPU Melakukan Kekeliruan

publicanews - berita politik & hukumTerdakwa Gus Nur saat menjalani sidang. (Foto: istimewa)
Oleh: Ahmad Khozinudin

SEHUBUNGAN dengan telah dilaksanakannya agenda sidang perdana kasus Gus Nur, kami Tim Advokasi Gus Nur menyampaikan :

1. Bahwa dalam pembacaan dakwaannya, saudara Jaksa Penuntut Umum telah secara sengaja melakukan kekeliruan, yakni tidak membacakan uraian detail peristiwa pada dakwaan kedua, sebagaimana ada dalam dakwaan pertama, dan langsung masuk membacakan ketentuan pasal pada dakwaan kedua.

Hal mana, tentulah akan menyebabkan dakwaan jaksa menjadi 'obscuur' dan ini masalah serius. Karena itu, Tim Advokasi Gus Nur telah mengajukan komplain melalui Ketua Majelis Hakim dan Ketua Majelis Hakim telah menegur tindakan Jaksa.

Kejadian ini, menunjukkan jaksa tidak serius, hanya menjalankan formalitas persidangan. Padahal, apa yang telah dilakukan oleh Jaksa yang menindaklanjuti Penyidikan dari lembaga kepolisian, telah menzalimi Gus Nur dan menyebabkan Gus Nur di tahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri sejak 24 Oktober 2020 hingga saat ini.

2. Bahwa Gus Nur didakwa telah melakukan perbuatan pidana sebagaimana dimaksud dalam ketentuan pasal 45A ayat (3) Jo 27 ayat (3) dan pasal 45A ayat (2) Jo 28 ayat (2) UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU No. 11 tahun 2008 tentang ITE.

3. Bahwa terhadap status penahanan Gus Nur, Tim Advokasi telah mengajukan ulang permohonan penangguhan kepada Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Ketua Majelis Hakim yang menangani perkara. Penangguhan, selain dijamin keluarga juga dijamin oleh para tokoh dan ulama.

4. Bahwa kami memohon kepada Ketua Majelis Hakim, yang Mulia Bapak Toto Ridarto, SH MH, agar dapat mengabulkan dan memberikan penangguhan kepada Gus Nur atau setidaknya mengalihkan penahanan Gus Nur.

5. Bahwa untuk kebutuhan komunikasi dan informasi seputar kasus, kepada rekan media dapat melakukan wawancara dan/atau permintaan informasi melalui Juru Bicara Tim Advokasi, Yakni Rekan Aziz Yanuar dan Rekan Novel Bamukmin.

Selanjutnya, sidang ditunda pada hari Selasa, tanggal 26 Januari 2021 dengan agenda pemeriksaan saksi.***


Ketua Tim Advokasi Gus Nur
Ahmad Khozinudin, S.H

*) Konten di Rubrik Publicana merupakan tulisan dan opini pengirim yang dimuat oleh Redaksi Publicanews.

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top