Kejahatan Tambang PT. Masempo Dalle dan MLP, Pemicu Konflik Horisontal

publicanews - berita politik & hukumiAktivtas PT Masempo Dalle di Desa Marombo, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara. (Foto : Istimewa)
Oleh: Ashari

MUHAMMAD Iksan, Aktivis SYLVA Indonesia yang menggelar demonstrasi di DPRD Provinsi Sultra, Kamis 02 Januari 2020 terkait dugaan kejahatan pertambangan yang dilakukan oleh PT. Masempo Dalle dan PT. Makmur Lestari Primatama harus menjadi tragedi berdarah.

Kami sangat sayangkan sikap perusahaan itu menggunakan dengan cara back up dari kalangan preman.

Sebagai aktifis penggiat pertambangan dan lingkungan, kami Lembaga Peduli Tambang Konawe Utara (LEMPETA KONUT) mengecam atas tindakan kriminal tersebut. Sebelumnya kami juga sudah pernah menyuarakan kedua perusahaan tersebut atas pertambangan brutal yang dilakukan di daerah kami.

PT. Masempo Dalle, selain menambang di kawasan hutan tanpa mengantongi IPPKH, tanpa pelsus, dan dokumen siluman, juga diduga menambang di luar koordinat IUP-nya. Ironis dan fatalnya pula bisnis penjualan ore nikel dengan formula Trimitra ilegal antara PT. Masempo Dalle, PT. Makmur Lestari Primatama dan PT. Astimah Konstruksi (ASKON) diduga kuat modus black market dengan cara memperjual belikan quota ekspor.

Kawan-kawan seperjuangan sesama lembaga pemerhati se-Sultra pada umumnya, saya mengajak untuk kita bersama-sama mempresur ilegal mining yang mereka lakukan di daerah kita dan terkhusus kepada aktifis SYLVA Indonesia, kami sebagai putra daerah kelahiran Konut mengucapkan terimakasih atas perhatiannya terhadap daerah kami bumi Oheo tercinta.

Sebagai penegasan, kami minta DPRD provinsi Sulawesi Tenggara untuk segera membentuk Pansus mencari fakta terkait dugaan ilegal mining tersebut. Jika ini terbukti agar secepatnya mengeluarkan rekomendasi pencabutan IUP kepada ESDM provinsi Sulawesi Tenggara. Selanjutnya tugas kami untuk pidanakan oknum yang terlibat.

Jumat, 03 Januari 2020

ASHARI
Ketua LEMPETA Konut

*) Konten di Rubrik Publicana merupakan tulisan dan opini pengirim yang dimuat oleh Redaksi Publicanews.

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top