Rampungkan Internal Parpol Sebelum Penentuan Kabinet Jokowi

publicanews - berita politik & hukumJokowi dan para ketua umum parpol Koalisi Indonesia Kerja
Oleh: Najib Attamimi

ISU penentuan bongkar pasang kabinet kerja untuk Presiden Jokowi-KH Ma’ruf Amin usai Pemilu 2019 terus bergulir. Partai politik mulai mempersiapkan nama kadernya yang akan duduk di kursi menteri. Namun, merampungkan struktur internal parpol dinilai hal utama sebelum Presiden Jokowi menentukan siapa sosok yang akan menduduki menteri.

Indonesia adalah negara ketiga terbaik dunia yang menerapkan sistem demokrasi. Bicara demokrasi, tak bisa lepas dari penataan partai politik. Dari itu, sangat penting bagi semua partai membenahi internalnya.

Membenahi atau menata internal partai yang dimaksud berkaitan dengan penataan kepengurusan dan penugasan kader terbaik partai di banyak kelembagaan strategis di pemerintahan dan non pemerintahan.

Misalnya, partai memiliki kader di parlemen dan lembaga pemerintahan lainnya, yang sangat membantu kinerja pemerintah atau kebijakan presiden. Jika jabatan kader di partai sudah ditata di internal terlebih dahulu, akan lebih baik dan maksimal untuk membantu kinerja pemerintah atau Presiden.

Penataan diinternal parpol seperti ini tidak banyak terpikirkan oleh petinggi partai. Padahal hal yang sangat penting dan urgent. Karena jika perombakan atau strukturisasi di partai dilakukan setelah penentuan Kabinet Kerja, sangat tidak efektif jika tidak sesuai dengan harapan partai.

Selain itu, juga sebagai bentuk antisipasi supaya Presiden Jokowi tidak salah menentukan sosok atau kader partai yang diinginkan untuk duduk di kursi Kabinet Kerja.

Komitmen dalam sistem berdemokrasi, parpol yang masuk dalam koalisi pemenang dan berkuasa, harus ikut serta menyuskseskan kinerja pemerintah. Satu komitmen dengan Presiden.

Penataan di internal parpol sangat berkaitan erat dengan regulasi kebijakan pemerintah yang muaranya pada kepentingan rakyat. Baik dalam pengentasan kemiskinan, penataan sosial-ekonomi, politik kebangsaan, tata kelola hukum dan hal lainnya.

Partai politik tidak hanya berperan saat Pemilu, saat membutuhkan suara rakyat. Namun, partai memiliki tanggungjawab penuh kepada apa yang diamanatkan oleh rakyat.

Sosok Presiden Jokowi akan sangat bijaksana dalam menentukan dan memilih siapa saja sosok kader partai yang layak duduk di kursi menteri dan lembaga tinggi negara lainnya.

Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa sosok Presiden Jokowi adalah sosok yang tidak mudah ‘curhat’ jika ada masalah dalam sistem pemerintahan yang dipimpinnya. Kinerja dan kebijakan Presiden Jokowi sangat baik. Tapi diamnya Presiden juga dimaknai dengan cerdas dan cedik.

Najib Attamimi
Chairman John Caine Center
Dewan Pakar Partai Golkar

*) Konten yang ada di Rubrik Publicana merupakan rilis atau tulisan yang bersangkutan yang dimuat oleh Redaksi Publicanews. Isi menjadi tanggungjawab penulis/pengirim.

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top