Mimpi Petinggi PLN Mundur!

publicanews - berita politik & hukumPlt Dirut PT PLN Sripeni Inten Cahyani. (Foto: CNBC)
Oleh: Dedy Mawardi

SRIPENI Inten Cahyani bukan Choi Joong-Kyung. Nama terakhir ini adalah Menteri Ekonomi Korea Selatan yang mundur gara-gara padam listrik di negaranya. Sedangkan Sripeni adalah Plt Dirut PLN yang masih bisa tersenyum di depan kamera TV sambil berucap mohon maaf atas pemadaman listrik setengah pulau Jawa pada hari Minggu, 4 Agustus 2019.

Peristiwa pemadaman listrik hari Minggu kemarin merupakan peristiwa terbesar setelah pemadaman tahun 2002. Ternyata PT PLN tidak memiliki 'rencana cadangan' untuk mengantisipasi pemadaman listrik khususnya di Ibukota Jakarta dan umumnya di pulau Jawa-Bali.

Presiden Jokowi sangat tampak kecewa dengan jawaban panjang lebar Sripeni. Pantas saja Presiden Jokowi kecewa karena pemadaman listrik separuh pulau Jawa itu tidak hanya merugikan rakyat tetapi juga merusak reputasi PLN sebagai pemasok tunggal listrik di Republik ini.

Hingga saat ini, di banyak tempat di DKI Jakarta masih terjadi pemadaman listrik. Dan apakah pemadaman listrik ini akan berakhir pun belum bisa dipastikan. Rakyat sebagai konsumen hanya menerima dengan pasrah serta sedikit marah atas kinerja PLN selaku pemasok kebutuhan listrik nasional. Rakyat tidak mungkin punya pilihan lain untuk menikmati aliran listrik selain dari PLN sebagai pemain tunggal pelistrikan nasional. Sehingga rakyat tak perlu berharap Sripeni Inten Cahyani akan mundur sebagai Plt Dirut PT PLN sebagai bentuk pertanggung jawaban atas buruknya kinerja PT PLN. Cukup dengan permohonan maaf saja.

Salam Pancasila,
Dedy Mawardi
Sekjen Seknas Jokowi

*) Konten yang ada di Rubrik Publicana merupakan rilis atau tulisan yang bersangkutan yang dimuat oleh Redaksi Publicanews. Isi menjadi tanggungjawab penulis/pengirim.

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top