Ada yang Ingin Menabur Benih Konflik dalam Perusakan Baliho PD

publicanews - berita politik & hukumKetua Umum Partai Demokrat SBY dan jajaran partainya menyaksikan atribut partai yang dirusak.
Oleh: Kastorius Sinaga

1. Perusakan baliho, bendera dan atribut PD di Riau disaat kunjungan Ketum PD SBY patut disayangkan. Perusakan tersebut terorganisir, terencana dan memiliki tujuan2 jahat. Ini bentuk provokasi terbuka yang ingin merusak situasi politik jelang Pilpres dan Pileg 2019. Bawaslu harus segera turun tangan. Demikian juga kepolisian harus segera menelisik dalang sebenarnya dibalik insiden yang merusak citra demokrasi kita itu.

2. Meski ada pengakuan sepihak dari pelaku di lapangan bahwa perobekan diperintahkan oleh salah satu partai, dalam hal ini PDI-P, sebaiknya aparat penegak hukum dan juga elit PD tidak langsung mempercayai dan tidak langsung menganggapnya benar. Temuan alat bukti penegak hukum lah yang harus dipegang untuk menelusuri siapa dalang dan apa motif di balik perusakan tersebut. Hal ini untuk menghindari kemungkinan ada ya pihak-pihak yang ingin membenturkan kekuatan politik partai untuk tujuan provokasi dan persemaian konflik horisontal antar pendukung partai di tingkat akar rumput.

3. PD dan seluruh kadernya di Indonesia sebaiknya menahan diri hingga proses hukum ditegakkan. Tidak tepat bila aksi balas membalas atau pengerahan massa sebagai cara untuk menyelesaiakan kasus ini. Semua pihak harus menyadari bahwa terdapat ketegangan, sikap saling curiga yang bisa memicu konflik terbuka khususnya menjelang Pilpres. Kejadian tersebut tidak perlu terlalu diblow-up secara berlebihan. Cukup dipercayakan ke aparat penegak hukum serta Bawaslu sebagai lembaga penegak aturan hukum pemilu.

4. Mari kita bersama untuk menjaga iklim damai, fairness dan saling menghormati di dalam setiap tahapan kegiatan penyelenggaraan Pilpres dan Pileg 2019 agar pemilu mendatang semakin membuahkan kematangan demokrasi di Negara ini.

Dr. Kastorius Sinaga
Ketua DPP ReJo Bidang Hukum, Advokasi dan Migrant Care,
Sosiolog Universitas Indonesia.

*) Konten yang ada di Rubrik Publicana merupakan rilis atau tulisan yang bersangkutan yang dimuat oleh Redaksi Publicanews. Isi menjadi tanggungjawab penulis/pengirim.

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top