Suami Eni, Bupati Terpilih Temanggung Ikut Diamankan KPK

publicanews - berita politik & hukumMuhammad Al Khadziq dan Eni Maulani Saragih saat kampanye Pilkada 2018 di Temanggung, Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK tidak hanya menangkap anggota DPR Eni Maulani Saragih dan pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo tetapi juga menciduk suami Eni, Muhammad Al Khadziq.

Khadziq baru saja memenangkan Pilkada 2018 untuk posisi Bupati Temanggung. Mantan wartawan Yogya Pos ini meraih 258.734 suara, mengungguli paslon petahana Buapati Bambang Sukarno-Matoha (PDIP, PKB) yang mendapat 156.576 suara.

Rekapitulasi yang berlangsung di Pendopo Pengayoman Pemkab Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (4/7), menyebutkan pasangan Khadziq dan Heri Ibnu Wibowo unggul di 17 dari 20 kecamatan dari wilayah penghasil utama tembakau itu.

Dalam keterangan kemenangannya, Khadzig yang diusung PPP, Golkar, dan PAN mengatakan, ia membentuk tim sukses yang tersebar di seluruh Temanggung hingga tingkat RT. Namun, ia menepis ada politik uang di balik tim sukses itu.

"Tim sukses kami sampai tingkat RT, rata-rata 2-3 orang per RT. Total ada 16.500 orang relawan yang bekerja untuk pemenangan kami," kata Khadziq, Rabu pekan lalu.

Pasangan Eni dan Khadziq dikarunia dua anak. Berdasar Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 29 Desember 2014, kekayaan Eni sebesar Rp 7.217.632.000 dan 20 ribu dolar AS. Totalnya sekitar Rp 7,5 miliar.

Di dalam kasus suap ini, Eni yang menjabat Wakil Ketua Komisi VII DPR diduga menerima aliran dana sebesar Rp 500 juta terkait proyek pembangunan PLTU Riau 1 dari Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK), pemegang saham perusahaan Blackgold Natural Resources Limited.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan suap tersebut merupakan penerimaan ke-4 dari nilai total sebesar Rp 4,8 miliar.

Lembaga antirasuah baru menetapkan Eni dan Johannes sebagai tersangka. Namun tidak menutup kemungkinan adanya adanya tersangka baru dari 13 orang yang diamankan itu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top