Ditemukan Ribuan DPS Bermasalah di Yogyakarta

publicanews - berita politik & hukumKetua Panwaslu Kota Yogyakarta Iwan Ferdian Susanto (tengah) dan komisioner Panwaslu lainnya saat sosialisasi Pengawasan Pemilu beberapa waktu lalu. (Foto: k
PUBLICANEWS, Yogyakarta - Dari 300.863 daftar pemilih sementara (DPS) yang ditetapkan KPU Kota Yogyakarta, ditemukan sebanyak 1.260 nama pemilih bermasalah.

Ketua Panwaslu Kota Yogyakarta Iwan Ferdian Susanto menjelaskan, data bermasalah itu yakni 10 pemilih tanpa nomor induk kependudukan, sebanyak 1.019 pemilih ganda, dan TNI/Polri aktif satu orang.

"Pemilih yang identitasnya tidak jelas ada 49 orang, pemilih memenuhi syarat tetapi tidak terdaftar sebanyak 65 orang," kata Iwan di Yogyakarta, Jumat (6/7).

Data bermasalah tersebut diketahui setelah pencermatan soft copy DPS. "Jumlah tersebut kemungkinan masih bisa bertambah," ujarnya.

Panwas menemukan adanya pemilih yang tidak sesuai domisili dan pemilih yang belum memiliki KTP elektronik, namun terdaftar sebagai pemilih.

Menurut Iwan, daftar pemilih bermasalah ini selanjutnya akan diserahkan KPU Kota Yogyakarta supaya direkomendasikan untuk diperbaiki.

"Data bermasalah ini kan bisa jadi karena petugas pantarlih (Panitia Pendaftaran Pemilih) yang tidak bekerja dengan baik," ia menjelaskan.

Biasanya, Iwan mengatakan, kelalaian petugas adalah idak menggunakan metode sensus, sehingga pemilih yang bermasalah tidak dicoret namanya.

"Mungkin lelah, ngantuk, sehingga ada beberapa nama yang kedobel," kata Iwan.

Selain itu, data pemilih yang bermasalah ditemukan pula pemilih meninggal dunia sebanyak 103 orang. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top