Pendukung Paslon Dilarang Hadir Saat Hitung Manual

publicanews - berita politik & hukumKetua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat Yayat Hidayat. (Foto: prssnibandung)
PUBLICANEWS, Bandung - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat Yayat Hidayat meminta massa pendukung kontestan Pilkada Jawa Barat 2018 tidak hadir saat rekapitulasi atau penghitungan manual.

"Saya kira diimbau untuk tidak hadir ke kantor KPU," kata Yayat kepada wartawan di kantor KPU Jabar, Bandung, Rabu (4/7).

Ia menegaskan, selama masa penghitungan manual yang berlangsung pada 7-9 Juli 2018 KPU hanya mengizinkan empat orang saksi dari masing-masing paslon.

Siapa-siapa saja yang boleh hadir telah sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) soal rekapitulasi. "Itu juga yang bisa ngomong hanya dua orang saja," ujarnya.

Tujuan tidak menghadirkan massa pendukung demi mewujudkan rasa aman selama rekapitulasi manual. Hal tersebut mengingat prosesnya harus sesuai jadwal.

"Waktu sudah ditentukan, karena proses (penghitungan) diharapkan berjalan khidmat," ia menegaskan.

Personel paslon yang hadir, kata Yayat, tidak akan mempengaruhi atau pun mengganggu proses penghitungan nantinya. "Kita tentu mengantisipasi terjadinya gesekan," Yayat menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top