Papua

Faktor Keamanan, KPU Belum Jadwalkan Pencoblosan di Paniai dan Nduga

publicanews - berita politik & hukumKetua KPU Arief Budiman. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Situasi belum aman di dua kabupaten Papua, yakni Kabupaten Paniai dan Nduga, Komisi Pemilihan Umum belum bisa memastikan kapan pilkada di sana akan dilangsungkan.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, banyak hal harus dipertimbangkan untuk menentukan jadwal pencoblosan. Terutama di Paniai, KPU menunggu rekomendasi dari kepolisian menyangkut faktor keamanan.

"Kalau soal logistik sudah bisa diselesaikan oleh KPU, distribusinya sudah bisa dibawa ke masing-masing kabupaten," ujar Arief Budiman di Jakarta, Sabtu (30/6).

Arief memastikan secepatnya pencoblosan di dua kabupaten tersebut dilakukan pada Juli. Saat ini, ia menambahkan, fokus KPU menyelesaikan rekapitulasi Pilgub Papua.

"Rekapitulasi terakhir kan paling lambat 9 Juli, jadi kemungkinan (pencoblosan) setelah 9 Juli," katanya.

Sebelumnya Menko Polhukam Wiranto mengatakan, persoalan di Paniai berkaitan dengan perbedaan pendapat antara KPU Kabupaten dan KPU Provinsi. KPU Kabupaten menghendaki hanya satu pasangan calon, sedangkan KPU Provinsi ingin ada dua pasangan calon.

Sedangkan penundaan pemungutan suara di Kabupaten Nduga terjadi karena penyerangan terhadap kapal Twin Otter yang mengangkut logistik pemilu. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top