Kotak Kosong Menang di Pilwalkot Makassar, Danny Menangis

publicanews - berita politik & hukumWalikota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto memeluk istri usai pengumuman hasil hitung cepat Pilwalkot Makassad, Rabu (27/6). (Foto: pojoksulsel)
PUBLICANEWS, Makassar - Walikota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto tak mampu lagi membendung emosi. Tangis harunya pecah saat memeluk sang Istri Indira Yusuf Ismail dan para pendukungnya.

Danny, calon petahana yang terhenti langkahnya di tengah kampanye, tak menduga kotak kosong berhasil mengalahkan calon tunggal. Perolehan suara kotak kosong mengungguli pasangan calon Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi dalam Pilwakot Makassar. .

Berdasarkan hasil hitung cepat versi Celebes Research Center (CRC), kotak kosong unggul dengan 53,35 persen suara. Sementara paslon tunggal Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi yang didukung oleh 10 partai politik hanya memperoleh 46,65 persen.

"Betul. Saat ini kotak kosong unggul sementara," kata Direktur CRC Herman Saat dihubungi Rabu (27/6). Hasil hitung cepat lembaga survei lainnya juga menyimpulkan kota kosong unggul.

Bila hasil quick count sama dengan hasil resmi rekapitulaso KPU pada 6 Juli mendatang, maka Pilwakot Makassar harus diulang dan akan diangkat pelaksana tugas walikota.

Pemerintah Kota Makassar akan dipimpin Plt tersebut hingga dilaksanakan Pilkada berikutnya, yakni pada 2020. Aturan itu tercantum dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada.

Danny dan pasangannya Indira Mulyasari, didiskualifikasi oleh KPU Kota Makassar, April 2018 lalu, setelah oleh Mahkamah Agung dinyatakan terbukti melanggar ketentuan pemilu, dengan menggunakan jabatan dan kewenangan untuk kepentingan politik. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Cewek Kepo @ceweKepo27 Juni 2018 | 21:48:08

    Rejeki gak ke mana ya pak... Bisa nyalon lagi neh.... Enak ya jadi pejabat....he he he....

Back to Top