Pilbup Pinrang 2018

Mensos Idrus Marham Dituding Manfaatkan Jabatan di Pilkada Pinrang

publicanews - berita politik & hukumMenteri Sosial Idrus Marham. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Pinrang - Menteri Sosial Idrus Marham dituding memanfaatkan jabatan untuk membantu adik kandungnya Usman Marham dalam Pilkada Pinrang, Sulawesi Selatan. Usman merupakan calon Wakil Bupati Pinrang 2018.

Sabtu (7/4), Mensos diketahui menyalurkan bantuan sosial di beberapa kecamatan di Kabupaten Pinrang. Rival Usman, Andi Irwan Hamid dan Alimin, menduga tindakan Idrus itu berindikasi konflik kepentingan yang menguntungkan Usman.

"Meskipun program tersebut bersifat nasional, tetapi khusus di Kabupaten Pinrang seharusnya tindakan Idrus Marham tidak dapat dibenarkan menurut Undang-undang pemilu," kata Irawan dalam rilisnya, Selasa (10/4).

Menurutnya, kegiatan politikus Partai Golkar itu tidak mendukung upaya pilkada Pinrang yang jujur dan adil. "Penyaluran bantuan seharusnya ditunda setelah pemungutan suara," ujar Irawan yang diusung PDIP itu.

Perbuatan Idrus Marham, ia menambahkan, seharusnya dilarang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 71 ayat (1) UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.

Pasal tersebut berbunyi: "Pejabat Negara, pejabat daerah, pejabat aparatur sipil Negara, anggota TNI/Polri, dan Kepala Desa atau sebutan lain/Lurah dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon."

Irawan menyayangkan sikap penyelenggara dan pengawas pemilu yang tidak mengambil tindakan apapun. Pelaporan telah dilakukan, katanya, tetapi Panitia Pengawas Pemilihan setempat tidak menindaklanjutinya.

Pilkada Pinrang diikuti tiga pasangan calon, yakni Jamaluddin Jafar Jerre (Triple-J) -Andi Sofyan Nawir, Abdul Latif -Usman Marham, dan Andi Irwan Hamid-Alimin.

Triple J merupakan calon bupati terkaya se-Indonesia. Anggota DPR RI Dapil Papua ini mempunyai harta kekayaan sebesar Rp 8.358.947.929.645. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top