Relawan Ganjar Yasin Ramai-ramai Baca Puisi Gus Mus

publicanews - berita politik & hukumPembacaan puisi karya Gus Mus, Selasa (20/4) malam, di Posko Ganjar-Yasin, Semarang. (Foto: Humas GP)
PUBLICANEWS, Semarang - Relawan Ganjar-Yasin memprakarsai pembacaan puisi ramai-ramai karya KH Musthofa Bisri (Gus Mus). Sebelumnya, puisi berjudul Kau ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana sempat mengundang kontroversi.

Pembacaan puisi berlangsung di halaman Posko Pandanaran Seratus (Panser) yang menjadi markas relawan Ganjar-Yasin di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (10/4) malam.

Dalam rilisnya, tim relawan mengatakan acara itu untuk merespon kontroversi yang timbul setelah calon gubernur petahana Ganjar Pranowo membacakan pusi karya Gus Mus di acara Rosi di Kompas TV.

Politikus PDIP Supriyadi yang ikut acara tersebut mengatakan, pembacaan pusi untuk menghormati Gus MUs. "Ini bentuk keprihatinan kami ketika karya ulama besar seperti beliau yang dibacakan Pak Ganjar kok dinilai menistakan agama," ujar Supriyadi yang juga Ketua DPRD Kota Semarang.

Pembacaan puisi dilakukan mahasiswa, karyawan, santri, kiai, dan sejumlah tokoh kesenian Jawa Tengah. Ada juga perwakilan Santri Gayeng, Seknas Jokowi Kota Semarang dan Jateng, Relawan Projo, Bara JP, dan Dulur Ganjar.

Seperti diketahui salah satu bait puisi ciptaan Gus Mus itu sempat mengundang kontroversi. Bagian itu adalah "Kau bilang Tuhan sangat dekat, namun kau sendiri memanggilnya dengan pengeras suara setiap saat." (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top