Pilgub Jatim 2018

Pendukung Emil Pengaruh Bagi Elektabilitas Khofifah

publicanews - berita politik & hukumPaslon Khofifah - Emil. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Surabaya - Elektabilitas cagub Jatim Khofifah Indar Parawansa bisa lebih jauh meroket jika dapat suara tambahan dari pasangannya, Emil Dardak.

Menurut pengamat politik Universitas Airlangga Fahrul Razziqi, jangan meremehkan sosok Emil yang menjabat Bupati Trenggalek itu. Di belakang Emil, katanya, ada massa besar di sejumlah wilayah yang mendukung suami artis Arumi Bachsin itu.

"Sekarang yang perlu digenjot wakil dari pasangan calon. Celah itu bisa dimanfaatkan untuk memaksimalkan elektabilitasnya," ujar Fahrul di Surabaya, Senin (12/3).

Khofifah dianggap memiliki simpatisan dari golongan wanita dan rakyat kecil. Latar belakang pernah menjadi Menteri Sosial menjadi alasan tren elektabilitasnya terus meningkat.

Menurut Fahrul, pasangan calon (paslon) Khofifah - Emil bahkan bisa mengungguli rivalnya, Gus Ipul - Puti Guntur Sukarno dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018.

"Kalau awalnya Gus Ipul, tapi sekarang Bu Khofifah potensi naiknya sangat besar. Ini jadi tugas timsesnya terus mempertahankan atau lebih ditingkatkan," ia menambahkan.

Berdasarkan rilis survei Litbang Kompas, Khofifah - Emil unggul di empat dari enam wilayah di Jawa Timur, yakni sebanyak 44,5 persen.

Dalam survei tersebut, dijelaskan lonjakan elektabilitas Khofifah-Emil dipengaruhi oleh partai-partai pengusungnya. Mereka adalah PAN sebesar 78,6 persen, Partai Hanura 66,7 persen, Partai Golkar 44,7 persen, Partai Demokrat 41,4 persen, Partai Nasdem 38,5 persen, dan PPP 33,3 persen.

Sedangkan, pasangan Ipul-Puti memperoleh suara dari Partai Gerindra 57,7 persen, PKB 47,5 persen, PDIP 45,5 persen, dan PKS 36,4 persen. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top