Pilkada 2018

Polisi Belum Temukan Ujaran Kebencian, Tapi Sudah Ada Kampanye Hitam

publicanews - berita politik & hukumKanit V Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol James Hutajulu. (Foto: Publicanews/Putra)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polda Metro Jaya belum menemukan indikasi ujaran kebencian dalam masa kampanye Pilkada serentak 2018 di wilayah hukum Polda Metro. Kanit V Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Kompol James Hutajulu mengatakan, yang masuk dalam ujaran kebencian adalah perkataan yang disebar di media sosial dengan menyudutkan pihak tertentu tanpa ada data yang jelas.

"Jadi, kalau memang berdasarkan data, tidak apa-apa. Tapi kalau, misalkan, hanya berdasarkan sangkaan dan menyulut kebencian itu yang tidak boleh," kata James di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jumat (9/2).

Tim Satgas Nusantara Polda Metro Jaya gencar melakukan patroli siber. Tim mengidentifikasi ada puluhan akun yang diduga melakukan pelanggaran berupa kampanye hitam atau black campaign.

"Baru diidentifikasi ya. Sejauh ini sih sudah ada beberapa yang mengarah kepada postingan-postingan yang ujaran kebencian," James menambahkan.

Namun, ia belum bisa memastikan apakah pemilik akun-akun tersebut berasal dari Jakarta atau luar daerah. Sifat dunia maya tidak mengenal tempat, bisa saja akun tersebut dioperasikan dari luar negeri.

Kampanye hitam, ujar James, dapat menyulut kebencian terhadap suatu kelompok tertentu jika disebarkan secara masif. "Kalau mention dari satu orang ke orang lain itu lebih ke pencemaran nama baik," ia menjelaskan.

James mengimbau masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial karena pelaku ujaran kebencian bisa dikenakan Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ancaman hukuman maksimalnya enam tahun penjara.

"Makanya sekarang kita sudah harus lebih bijak untuk menyampaikan postingan, baik kata-kata, gambar, ataupun video-video sehingga kita tidak jadi pelaku dari ujaran kebencian itu," James menegaskan. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top