Pilgub Kalsel 2020

Cagub Kalsel Denny Indrayana Indikasikan Ada Manipulasi Suara

publicanews - berita politik & hukumCalon Gubernur (Cagub) Kalimantan Selatan Denny Indrayana memberikan keterangan pers, Jumat (11/12) malam. (Foto: instagram/@demnyindrayana99)
PUBLICANEWS, Jakarta - Calon Gubernur (cagub) Kalimantan Selatan (Kalsel) Denny Indrayana mengindikasikan ada manipulasi suara dalam Pilgub Kalsel. Ia memperingatkan pihak-pihak tertentu untuk menghentikan upaya kecurangan perhitungan suara.

Denny yang berpasangan dengan Difri Darjad (H2D) melawan petahana Sahbirin Noor-Muhidin (Paman BirinMu). Berdasar Sistem Rekapitulasi Secara Elektronik (SiRekap) sementara KPU, Sabtu (12/12), pukul 11 Wita, paslon H2D unggul 51,2 persen berbanding 48,8 persen.

Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM era Presiden SBY itu melihat beberapa indikasi mencurigakan, seperti rapat-rapat pleno penghitungan suara di tingkat kecamatan di sejumlah Kabupaten yang ditunda.

"Ini tidak sedikit jumlahnya, ini ada apa? Karena penundaan-penundaan itu biasanya adalah modus untuk memberi ruang terjadinya manipulasi," katanya.

Ia juga melihat perolehan suara sementara dari Sirekap KPU di sejumlah kabupaten dan kota terkesan lambat. Ia menyorot hasil penghitungan suara di Banjarmasin dan Kabupaten Banjar dalam Sirekap KPU sangat lambat.

"Ini kota-kota yang akses internetnya jauh lebih bagus dari daerah lainnya. Daerah lain kosong justru lebih cepat, ada apa," ia mempertanyakan.

Menurut Denny, kecurangan juga tampak dari informasi salinan hasil (forms C1) yang dibawa pulang ke rumah oleh oknum. "Yang aneh lagi suara saya di sejumlah TPS itu nol. Berbanding semua diberikan kepada paslon 01.Tadi siang kami hanya menganggap tiga TPS saja, sorenya malah dapat sepuluh," ujarnya.

Denny mengkhawatirkan bila dicari terus maka dikhawatirkan akan semakin banyak jumlah temuan. "Ini early warning (peringatan dini), siapa pun yang berpikir melakukan manipulasi suara, sebaiknya hentikan," katanya.

Ia berharap bersama menyelamatkan kemenangan rakyat Kalimantan Selatan. "Kita kawal perolehan suara ini dengan cara-cara terhormat dan bermartabat," ujarnya. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top