Pilwakot Manado

Andrei Angouw, Bakal Walikota Pertama Beragama Konghucu

publicanews - berita politik & hukumCalon Walikota Manado Andrei Angouw. (Foto: Instagram/andrei angouw)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat mengumumkan kemenangan para kader partainya dalam Pilkada 2020 menyebutkan calon Walikota Manado Andrei Angouw (AA) bakal jadi walikota pertama di Indonesia yang beragama Konghucu.

Kemenangan Andrei sudah tampak dari hasil perhitungan sementara KPU Manado per Jumat (11/12). Hasil suara Andrei-Richard Sualang (RS) tidak jauh beda dengan hasil hitung cepat Lembaga Survei Indonesia (LSI), yaitu 36.41 persen.

Pasangan ini mengungguli Julyeta Runtuwene-Harley Mangindaan di posisi kedua dengan 27,66 persen suara. Di peringkat tiga Mor Dominus Bastiaan-Hanny Pajouw dengan 22,64 persen, posisi buntut Sonya Selviana-Syarifudin Syafa memperoleh 13,29 persen.

Bila Andrei menang, selain mengandaskan hasil survei Indo Barometer sebelum Pilkada yang menyebutkan pasangan AA-RS akan kalah juga mematahkan mitos yang berlaku selama ini di Manado bahwa kader PDIP selalu gagal menjadi orang nomor satu di Ibukota Sulawesi Utara itu.

Juru Bicara Politik Andrei Angouw, Paulus Adrian Sembel, menjawab bahwa Pilkada tidak terkait mitos tetapi di atas kertas PDIP adalah pemenang Pemilu 2019 di Kota Manado.

"Suara AA dan RS sudah 50 ribu lebih dalam pemilu lalu. Ini modal politik sehingga terbukti di Pilwakot," kata Adrian menyinggung jagoannya yang merupakan mantan Ketua DPRD dan anggota DPRD Sulut tersebut.

Andrei merupakan pengusaha dengan kekayaan tertinggi sebagai bakal calon walikota seluruh Indonesia dalam Pilkada 2020. Kekayaannya, yang dilaporkan ke KPK, yaitu Rp 273.575.845.945. Bila disandingkan dengan calon gubernur atau bupati, ia di peringkat keempat. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top