Pelanggaran Pemilu

Ada Kemungkinan Coblos Ulang di Tiga Wilayah Riau

publicanews - berita politik & hukumKetua KPU Riau Ilham Yasir (Foto: gonews.co)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPU Provinsi Riau menyebut tiga wilayah akan melakukan pemilihan ulang setelah ditemukan sejumlah pelanggaran. Tiga wilayah itu yakni Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hulu (Inhu), dan Kota Dumai.

Ketua KPU Provinsi Riau Ilham Yasir mengatakan kasus dugaan pelanggaran pilkada tersebut diusut oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Yang direkomendasikan Bawaslu ada tiga, ada dua di (Kecamatan) Pinggir dan satu di Batin Solapan," ujar Ilham kepada wartawan Kamis (10/12).

Pelanggaran di Bengkalis adalah ada pemilih yang tidak masuk daftar pemilih tetap (DPT) namun menggunakan identitas orang lain untuk mencoblos di TPS tersebut.

"Setelah pemungutan selesai ditemukan ada pemilih di Pinggir yang tidak terdaftar di dalam DPT menggunakan form C pemberitahuan memilih milik orang lain digunakan oleh yang bersangkutan untuk memilih di TPS tersebut," kata Ilham.

Sementara di Batin Solapan ditemukan 14 pemilih yang menyalurkan hak suaranya di TPS lain. Ilham menjelaskan, seharusnya 14 orang yang terdaftar dalam DPT di TPS 004 Simpang Padang memberikan suaranya di TPS 004.

"Namun ke-14 pemilih malah memberikan suaranya ke TPS 005 Simpang Padang. Setelah selesai pencoblosan, kotak suara yang di TPS 005 dibuka lalu diambil 14 surat suara dipindahkan lagi atau dibalikkan lagi ke TPS 004," ia menjelaskan.

Sementara, untuk Kota Dumai dan Kabupaten Inhu, Ilham masih menunggu rekomendasi dari Bawaslu. Menurutnya, pemungutan suara ulang (PSU) harus dilaksanakan paling lambat 13 Desember 2020.

"Proses penanganan jika itu rekomendasinya PSU dan penghitungan suara ulang itu diberikan dalam rentang waktu empat hari setelah tanggal 9 Desember 2020," ujarnya. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top