Pilkada 2020

Kampanye Virtual Tak Diminati

publicanews - berita politik & hukumAnggota Bawaslu RI Mochamad Afifuddin. (Foto: bawaslu.co.id)
PUBLICANEWS, Jakarta - Bawaslu mencatat kampanye Pilkada 2020 secara virtual tidak mengalami peningkatan jumlah yang signifikan.

"Jumlah kegiatan kampanye daring pada 10 hari ketiga bahkan
menurun dibandingkan pada 10 hari kedua," kata Anggota Bawaslu Mochamad Afifuddin di kantornya, Selasa (26/10).

Menurutnya, upaya kampanye daring baik melalui media online maupun media sosial, ernyata tidak membuahkan hasil maksimal. Padahal, metode ini yang diharapkan paling banyak digunakan mengingat pandemi Covid-19.

Berdasarkan hasil pengawasan Bawaslu di 270 daerah Pilkada pada periode 16-25 Oktober 2020, terdapat 80 kegiatan kampanye daring. Jumlah ini turun dibandingkan periode 6-15 Oktober yang sebanyak 98
kegiatan.

Menurut Afif, penurunan ini menggambarkan metode kampanye daring bukan prioritas bagi tim kampanye atau pasangan calon.

"Kurangnya minat kampanye metode baru ini diduga karena ketidaksiapan tim kampanye dengan perangkat kampanye daring," ia menjelaskan.

Metode tersebut dianggap para kandidat tidak dapat menjadi ruang dialog yang komunikatif sehingga tidak efektif dalam menyampaikan visi, misi, program, dan pesan untuk memengaruhi preferensi
pemilih. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top