Kampanye Pilkada Dimulai Hari Ini Tanpa Kerumunan Massa, Bisa?

publicanews - berita politik & hukumPelarangan kampanye mengumpulkan massa seperti konser musik. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi memulai tahapan kampanye pada Sabtu (26/9) ini. Kampanye akan berlangsung selama 71 hari hingga 5 Desember mendatang. KPU melarang peserta Pilkada Serentak di 270 wilayah mengundang kerumunan massa.

Berdasar Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020, setidaknya ada 7 jenis kegiatan kampanye yang dilarang karena berpotensi mengumpulkan banyak massa di tengah pandemi Covid-19.

Kegiatan tersebut yakni menggelar rapat umum, panen raya, dan/atau konser musik, pentas seni, gerak jalan santai, dan/atau sepeda santai, perlombaan, kegiatan sosial berupa bazar dan/atau donor darah, peringatan hari ulang tahun partai politik.

KPU masih mengizinkan beberapa jenis kampanye seperti pertemuan terbatas, tatap muka dan dialog, debat publik atau debat terbuka antarpasangan calon. Namun, ada pembatasan peserta yang hadir yaitu 50 orang. Peserta harus mematuhi pelbagai protokol kesehatan penanganan corona seperti jaga jarak minimal 1 meter hingga mengenakan masker.

141 Calon Kepala Daerah Diduga Langgar Aturan Pandemi

Peserta Pilkada diperbolehkan menyebar bahan kampanye kepada umum, pemasangan alat peraga kampanye (APK), penayangan iklan kampanye di media massa cetak, media massa elektronik, media sosial, dan/atau media daring dan kegiatan lain yang tak melanggar peraturan.

KPU mewajibkan seluruh pihak menerapkan protokol kesehatan selama tahapan pilkada. Kepada pelanggar, KPU bisa memberikan teguran tertulis. PKPU dalam Pasal 88A ayat 3 menyebutkan kepolisian bisa menindak sesuai peraturan perundang-undangan yang ada.

Bisakah khalayak patuh? Baru tahap pendaftaran saja Bawaslu mencatat ada 141 bapaslon yang kedapatan melanggar. Komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar pernah mengatakan, pelanggaran tersebut menyangkut jumlah massa yang mengawal para bapaslon saat mendaftar ke KPU. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top