Covid-19 Tak Halangi Bawaslu Didik Kader Pengawas

publicanews - berita politik & hukumKetua Bawaslu Abhan (Foto: bawaslu.go.id)
PUBLICANEWS, Jakarta - Bawaslu RI tetap menggelar Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) di tengah pandemi Covid-19.

Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, SKPP dilakukan melalui sistem daring untuk meningkatkan keterampilan praktis tentang pengawasan pemilu.

"Dengan menggunakan teknologi informasi dan media sosial, SKPP daring menjadi jalan keluar dari keterbatasan ruang dan waktu," kata Abhan dalam video confrence di kantornya, Kamis (9/4).

SKPP memberi motivasi seluruh kader yang sudah mendaftar dan ingin mengetahui tugas pokok dan fungsi sebagai pengawas partisipatif dalam pesta demokrasi. Selain sebagai pengawas partisipatif, peserta SKPP daring nantinya menjadi kader yang merupakan perpanjangan tangan Bawaslu.

"Peserta yang dinyatakan lulus, akan diberikan sertifikat. Kelas akan berlangsung selama sekitar sembilan hari," ujar Abhan.

Abhan menjelaskan, Bawaslu melibatkan seluruh anggotanya di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota sebagai tenaga pengajar dan fasilitator. Sedikitnya ada 11 topik besar yang akan disampaikan dalam bentuk teks dan audio visual. Misalnya, hukum, pengawasan, kerawanan, hingga pemantauan pemilu.

Program ini akan berlangsung sampsi Mei mendatang. Bawaslu merencanakan SKPP daring ini menjadi program yang terlaksana secara berkesinambungan dalam jangka panjang.

Total kader yang terkumpul berjumlah 20.665 orang yang bukan dari kalangan politisi aktif. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top