Bawaslu Kendal Nonaktifkan Ratusan Panwas Pilkada 2020

publicanews - berita politik & hukumRapat koordinasi Panwas Kabupaten Kendal, Jateng. (Foto: kendal.bawaslu.go.id)
PUBLICANEWS, Kendal - Bawaslu Kendal, Jawa Tengah, menonaktifkan sementara 346 panitia ad hoc setelah adanya penundaan tahapan Pilkada 2020 karena penyebaran Covid-19.

"Memutuskan, memberhentikan sementara Panwaslu Kecamatan Se-Kabupaten Kendal," kata Ketua Bawaslu Kendal Odilia Amy Wardayani kepada wartawan, Senin (30/3).

Namun berdasarkan Surat Keputusan No. 312, walau diberhentikan, mereka mendapat honorarium kerja Maret 2020. Selanjutnya tugas pengawasan tidak ada lagi.

Odilia tak memungkiri di Kendal dampak penyebaran virus Corona sudah memakan cukup banyak korban. Oleh karena itu KPU memutuskan menunda beberapa tahapan Pilkada 2020.

Menurutnya, mata rantai penyebaran virus ini harus diputus dengan mengurangi kerumunan orang. "Selanjutnya SK pemberhentian akan kami kirim," ia menjelaskan.

Menurut Kordiv Hukum Bawaslu Kendal Arief Musthofifin, pemberhentian sementara itu dilakukan terhadap seluruh anggota Panwascam di 20 Kecamatan dan Panwaslu Desa di 266 desa.

Hal tersebut berdasarkan Keputusan Bawaslu Kendal No. 311/2020 yang berlaku sejak 1 April 2020 tentang pemberhentian sementara 60 panwaslu kecamatan, serta 286 panwaslu desa.

"Oleh karena itu panwas ad hoc yang telah dilantik akan dinonaktifkan sementara," Arief menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top