Kabupaten Serang Paling Rawan Pilkada di Jawa

publicanews - berita politik & hukumAnggota Bawaslu Fritz Edward Siregar. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menyebut Kabupaten Serang masuk wilayah dengan kerawanan tinggi atau paling rawan se-Pulau Jawa. Hal itu ia sampaikan berdasarkan Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) Pilkada 2020.

"Kabupaten Serang berada di urutan pertama di Pulau Jawa dan urutan 66 di nasional," kata Fritz dalam keterangan pers, Senin (16/3).

Ia menjelaskan, setelah Serang, Kabupaten Pandeglang berada di urutan ke enam. Sementara Kota Cilegon dan Tangerang Selatan masuk dalam kategori kerawanan sedang.

Fritz menegaskan, IKP 2020 menginformasikan kepada semua pihak mengenai potensi kerawanan di wilayah-wilayah yang menggelar pemilihan tahun ini.

"Daerah rawan, kita harus melihat mana yang harus diperbaiki, apa yang harus menjadi fokus kita," ujarnya.

Berkaca dari muatan isu IKP Pilkada 2020, Fritz menambshkan, ada empat isu yang masih menjadi pekerjaan rumah semua pihak. Pertama, netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kedua, politik uang termasuk mahar politik. Ketiga, hal-hal yang bisa menimbulkan ujaran kebencian. Keempat, masalah daftar pemilih tetap (DPT).

"Menjaga proses pilkada adalah tugas kita semua, bukan semata tugas Bawaslu. Tugas KPU, Kejaksaan, TNI, Polri, pemuka agama, teman LSM, media massa, dan masyarakat. Kita bersama-sama menjaga agar apa yang diprediksi (IKP) tidak terjadi," katanya. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top