Pilkada 2020

Sidalih Harus Berjalan Optimal

publicanews - berita politik & hukumSalah seorang petugas KPU menunjukkan fitur Sidalih. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) milik KPU harus berjalan cepat dan terbuka dalam melayani masyarakat menjelang Pilkada 2020.

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menegaskan, cepat dalam menyampaikan data pemilih secara reguler tanpa diminta.

"Sidalih harus responsif ketika ada peserta pemilu, masyarakat atau penyelenggara pemilu yang membutuhkan informasi pencalonan," ujar Fritz dalam keterangam pers, Rabu (11/3).

Menurutnya, Sidalih harus mampu menyediakan layanan yang mengadaptasi kebutuhan daerah sesuai dengan ciri khas masing-masing.

Terpenting Sidalih harus diisi SDM berkompeten dalam proses pemutakhrian data di Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Kecamatan dengan memperbanyak operator.

"Jumlah operator harus mencukupi untuk mengurangi kesalahan dalam proses pengisian data ke dalam sidalih," katanya.

Selama beberapa waktu terakhir, Fritz menambahkan, Bawaslu menemukan beberapa catatan kekurangan Sidalih. Dimulai dari penyediaan data belum dalam berbagai format seperti PDF, Excel, CSV dan dalam lingkup yang lebih kecil. Lalu penyediaan data bersifat terpusat.

"Kami sering diberi banyak data oleh KPU. Tetapi belum disortir. Sehingga kami harus cek satu per satu. Lalu data tersebut kami transfer ke file lain. Ini tidak efisien dan membutuhkan banyak waktu," ia menjaskan.

Ia juga mengaku mendapat laporan Sidalih sering mati saat operator memasukkan data. Akibatnya tidak semua data yang sudah diinput bisa dikembalikan ketika Sidalih sudah normal kembali.

"Kami rekomendasi ada dua sistem yang back up Sidalih supaya datanya tidak hilang dan tidak perlu mengulang lagi," Fritz menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top