Pilkada 2020

Bawaslu Tagih DP4 ke KPU

publicanews - berita politik & hukumKetua Bawaslu Abhan, Mendagri Tito Karnavian, dan Ketua KPU Arief Budiman dalam Penyerahan DP4 dari Kemendagri ke KPU pada 23 Januari 2020 di Kantor Kemendagri. (Foto: bawaslu.go.id)
PUBLICANEWS, Jakarta - Bawaslu memerlukan Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) yang dipegang KPU untuk pemutakhiran data pemilih (mutarlih). Ketua Bawaslu Abhan meminta KPU segera memberikan DP4 yang sudah diserahkan oleh Kemendagri tersebut.

"Ini harus diperhatikan oleh KPU. Pasalnya sampai sekarang Bawaslu provinsi dan kabupaten kota belum mendapatkan DP4 untuk menganalisis daftar pemilih," ujar Abhan dalam keterangan pers, Selasa (18/2).

Menurutnya, dengan penyerahan DP4 maka Bawaslu mengurangi beban KPU dalam menyusun Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada 2020.

Oleh karena itu, ia mendesak KPU ebih cepat menyusun DP4. Abhan juga meminta Bawaslu di daerah aktif menagih DP4.

Apabila terlalu lama, ia menambahkan, akan menjadi masalah pada waktu yang akan datang. "Kalian (Bawaslu Provinsi) harus cerewet pada KPU. Ini untuk meminimalisir persoalan dalam tahapan Pilkada Serentak 2020," ia menegaskan.

Abhan menjelaskan, persoalan DPT masih banyak yang perlu diperbaiki. Setiap tahun selalu saja menimbulkan masalah.

"Divisi pengawasan Bawaslu kabupaten, provinsi dan kabupaten kota harus lebih sering melakukan koordinasi. Karena kerja satu divisi tidak bisa lepas dari divisi lainnya," ujarnya.

Sementara Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin menganggap tidak ada lagi waktu untuk memaklumi situasi seperti ini. Pilkada tinggal beberapa bulan, masih cukup waktu untuk memperbaiki jika ditemukan kesalahan.

"KPU harus bergerak cepat. Kalau KPU punya itikad baik, kasih saja. Karena kami sudah kirim surat kepada KPU untuk meminta data DP4," ia menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top