Pilkada 2020

Bawaslu Temukan Ada Politisi Jadi Petugas PPK

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jakarta - Beberapa petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di daerah yang diseleksi KPU terindikasi berlatar politikus. Komisioner Bawaslu Mochammad Afifuddin membenarkan sebagian mereka tergabung dalam pengurus partai maupun eks calon legislator 2019.

"Hasil pengawasan kami mendapati PPK melanggar syarat pendaftaran PPK. Jika tetap diloloskan ada sanksinya," kata Afifuddin dalam keterangan pers, Sabtu (15/2).

Ia menjelaskan, calon PPK wajib memenuhi beberapa persyaratan, salah satunya tidak tergabung anggota parpol minimal 5 tahun terakhir.

Selain itu, tidak berstatus aktif di lembaga politik manapun berdasarkan surat keterangan lembaga yang bersangkutan.

"Kami terus memantau hasil pengawasan dari jajaran Bawaslu di daerah. Teman-teman sedang menyelesaikan hasil pengawasan PPK," ujar Afif.

Oleh karena itu Bawaslu akan segera mengambil tindakan apabila ditemukan PPK yang sudah lolos seleksi namun terbukti sebagai anggota parpol.

Afif tidak menyebut daerah-daerah mana ditemukan PPK terindikasi berlatar politikus.

"Kami akan minta kepada KPU untuk mengganti nama-nama PPK yang telah kami anggap bermasalah dan tidak layak terlibat dalam Pilkada Serentak 2020," Afif menambahkan. (imo)



Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top