Pilkada 2020

Partisipasi Pemilih Blitar Disinyalir Turun, Ini Alasannya

publicanews - berita politik & hukumKetua Bawaslu Kabupaten Blitar Moh Hakam Sholahudin. (Foto: beritablitar.com)
PUBLICANEWS, Blitar - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar Moh Hakam Sholahudin harus memutar otak untuk memecahkan persoalan jumlah partisipasi pemilih Pilkada 2020 terindikasi akan menyusut. Hal tersebut disebabkan beberapa faktor di antaranya berkurangnya jumlah tempat pemungutan suara (TPS).

"Mungkin menyusutnya jumlah TPS ini dikarenakan untuk efisiensi anggaran pelaksanaan Pilkada 2020 mendatang," kata Hakam kepada wartawan, Rabu (9/10).

Hakam menganggap pengurangan jumlah TPS akan berdampak pada jumlah pengawasan di lapangan. Ia pun mengkhawatirkan adanya mobilisasi pemilih menuju TPS.

Tingkat partisipasi masyarakat, menurut Hakam, akan menjadi tantangan. Potensi mobilisasi massa karena lokasinya jauh dari rumah penduduk. "Jika terjadi mobilisasi pemilih, maka rawan intimidasi pemilih dan politik uang," ujarnya.

Di tempat terpisah, Ketua KPU Kabupaten Blitar Hadi Santoso PS mengungkapkan jumlah TPS menurun 400 lebih dibanding Pilkada 2015 lalu. Jika Pilkada 2015 terdapat 2.500 TPS, maka tahun 2020 menjadi 2.078 TPS.

Begitu pula jika dibandingkan dengan TPS pada Pemilu 2019 yang mencapai 4.000 lebih. Oleh karena itu petugas TPS juga berkurang. "Secara otomatis bisa mengurangi anggaran di antaranya untuk logistik maupun honor panitia," ia menambahkan.

KPU Blita, Jawa Timur, memetakan kembali kondisi lokasi-lokasi TPS. Seperti di Kecamatan Doko harus menyebrang sungai, di Kecamatan Kademangan harus memutari bukit. "Kami upayakan agar berkurangnya TPS ini tidak berpengaruh pada partisipasi pemilih," kata Hadi.

Menurutnya, penyusutan jumlah TPS sudah melalui pembahasan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) dan Komisi 1 DPRD Blitar yakni jumlah NPHD yang disepakati Rp 52,1 miliar. "Artinya, pengurangan TPS sudah terukur dengan target partisipasi pemilih," katanya. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top