Pileg 2019

Mulan Jameela Dicap Rebut Kursi Orang di Garut

publicanews - berita politik & hukumMulan Jameela dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Foto: Instagram/@mulanjameela1)
PUBLICANEWS, Garut - Penetapan artis Mulan Jameela sebagai anggota DPR dengan menggeser Ervin Luthfi mengundang aksi di Garut, Jawa Barat. Sejumlah relawan hingga simpatisan Partai Gerindra Kabupaten Garut menggelar demonstrasi dan menuding istri Ahmad Dhani itu sebagai perebut kursi orang.

Sejumlah kader dari beberapa pimpinan anak cabang (PAC) dan relawan membawa spanduk tuntutan agar Ervin dilantik menjadi anggota DPR.

Menurut Koordinator aksi Yudi Munandar, ada yang janggal dalam penggeseran dan pemecatan Ervin sebagai kader Partai Gerindra dan calon terpilih anggota DPR. Menurutnya, keduanya bersama caleg lain ikut bersaing di Dapil Jabar XI pada Pemilu Legisltaif 2019 lalu. Putra Garut itu meraih 33.938 suara, sedangkan Mulan mendapatkan 29.192 suara.

"Kami menuntut DPP Gerindra mencabut penetapan Mulan Jameela," kata Yudi dalam aksinya di kantor DPC Gerindra Kabupaten Garut, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (23/9).

"Saya selaku masyarakat Garut kecewa, KPU tidak konsisten," kata Koordinator Solidaritas Aktivis, Pemuda, dan Masyarakat Garut Heri Rustiana menambahkan.

Penetapan Mulan Jameela Sebagai Anggota DPR Digugat

Sementara itu, kuasa hukum Ervin, Dedi Kurniawan sudah mendaftarkan gugatan ke PTUN Jakarta. Ia mempersoalkan penetapan KPU yang berlawanan dengan undang-undang. "Ini tidak bisa hanya karena keputusan partai penetapan KPU bisa diubah," ujar Dedi.

Di sisi lain, Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dalam keterangannya, Senin siang, mengatakan penetapan Mulan Jameela sebagai anggota DPR merupakan pelaksanaan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Putusan tersebut memenangkan Mulan dkk sebagai penggugat terhadap DPP Gerindra dan KPU RI. "Kami harus melaksanakan putusan tersebut karena berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2016 putusan Pengadilan Negeri adalah Putusan Tingkat Pertama dan Terakhir," katanya.

Dasco mempersilakan para caleg yang digantikan untuk melakukan gugatan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top