Parpol Belum Perjuangkan Caleg Perempuan Hingga ke Parlemen

publicanews - berita politik & hukumKetua Umum Konstitusi dan Demokrasi (Kode ) Inisiatif Veri Junaidi seusai diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (8/9). (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua Umum Konstitusi dan Demokrasi (Kode) Inisiatif, Veri Junaidi, menilai partai politik belum mengawal sepenuhnya caleg perempuan sampai duduk di kursi parlemen. Yang terjadi saat ini adalah parpol hanya fokus pada pencalonan, tidak sampai pada menyusun strategi pemenangan.

"Parpol tidak mengawal mereka hingga terpilih dan dilantik sebagai anggota Dewan," ujar Veri dalam sebuah diskusi 'Keterwakilan Perempuan di Parlemen' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (8/9).

Dulu, KPU meminta dimasukkan dalam nomor urut atas sehingga peluang terpilih besar. Pemilih cenderung mencoblos caleg pada lima nomor teratas. Sekarang, Veri menambahkan, tidak ada lagi peraturan KPU yang memprioritaskan nomor urut caleg perempuan.

"Mekanisme sekarang beda dari yang dulu. Perempuan di prioritaskan di atas, sekarang enggak lagi," katanya.

Kode Inisiatif mengevaluasi berdasarkan hasil setiap sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusional (MK), bahwa caleg perempuan yang menghadapi sengketa di MK jumlahnya meningkat dari sebelumnya.

Veri menegaskan, harus ada kebijakan baru parpol untuk terus mengawal keterwakilan perempuan di parlemen. Ia meminta parpol sadar untuk memperjuangkan kadernya hingga duduk sebagai kursi dewan.

"Karena ada faktor-faktor yang membuat caleg perempuan tidak lolos. Pastikan suara mereka tidak dicurangi saat rekapitulasi," Veri menegaskan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top