Dianggap Lambat Beri Santunan, Ini Penjelasan Bawaslu

publicanews - berita politik & hukumKetua Bawaslu RI Abhan memberikan santunan kepada pengawas pemilu yang mengalami kecelakaan di Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (18/8). (Foto: inews)
PUBLICANEWS, Banyumas - Sebanyak delapan anggota panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kabupaten Banyumas baru menerima santunan dari Bawaslu atas kecelakaan kerja selama Pemilu 2019. Ketua Bawaslu Pusat Abhan menjelaskan, keterlambatan ini karena perlu ada proses verifikasi.

"Oleh karena itu santunan baru bisa diberikan," kata Abhan usai memberikan santunan di Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (18/9).

Adapun delapan anggota Panwaslu yang mendapat santunan tersebut adalah 3 orang yang menerita luka berat memperoleh Rp 16,5 juta, kemudian 5 orang mendapat Rp 8.250.000.

Menurut Abhan, sebenarnya ada ratusan petugas pengawas pemilu yang mengalami kecelakaan kerja, beberapa di antaranya saat sedang menertibkan alat peraga kampanye (APK).

"Ada yang keserempet, ada yang saking semangatnya menertibkan APK sampai jatuh, ada yang setelah rekap pulang kemalaman akhirnya kecelakaan. Dan ibu-ibu sebagian besar keguguran," Abhan menambahkan.

Selain itu, ada 20 anggota Bawaslu daerah mengalami kekerasaan. Kasus tersebut dilaporkan ke polisi dan sudah disidangkan.

Abhan menjelaskan, santunan petugas yang meninggal menjadi prioritas dan sudah diselesaikan paling awal. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top