PDIP Diusulkan Cari Pengganti Jokowi

publicanews - berita politik & hukumPresiden Jokowi menerima wayang Kresna dari dalang Ki Manteb Soedharsono, dalam pagelaran wayang di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (2/8). (Foto: Biro pers Setpres)
PUBLICANEWS, Jakarta - PDIP menargetkan kembali memenangkan Pemilu 2024, setelah berturut-turut menorehkan suara terbanyak dalam Pemilu 2014 dan 2019. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan akan menyiapkan beberapa instrumen untuk meraih kemenangan pada pemilu berikutnya.

"PDIP menargetkan secara tiga kali berturut-turut (hattrick) mendapatkan suara terbanyak pemilu," kata Hasto dalam diskusi 'Akankan PDIP kembali Mencatatkan Sejarah Kemenangan di Tahun 2024' di Kantor DPP PDIP, Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8).

Hasto menambahkan, partainya akan membahas persiapan kemenangan pemilu lima tahun mendatang pada Kongres 8-11 Agustus pekan depan.

"Kami selalu mendengarkan berbagai tanggapan dari para pengamat politik, juga dariĀ grassroot, dari media. Itu instrumen bagi kami yang menurut kami sangat penting untuk mencermati arah perkembangan ke depan," Hasto menjelaskan.

Sementara itu, Ketua Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi yang menjadi pembicara menyarankan agar PDIP mencari pengganti sosok Joko Widodo (Jokowi).

"Di 2024 Jokowi sebagai kader utama PDIP tidak bisa maju lagi. Saat yang sama PDIP punya mimpi cetak kemenangan tiga kali berturut-turut," ujarnya.

Untuk itu, ia mengusukan PDIP mencari caleg yang populer di kalangan masyarakat. Menurutnya, ketokohan partai mampu mempengaruhi perolehan suara hingga 60 persen.

Burhanudin mengingatkan, tidak ada data empiris yang menunjukkan proses mediokerisasi partai politik, yaitu lama-kelamaan tidak ada partai yang sangat dominan.

Pemilu Legislatif, katanya, makin lama makin personalitisasi, 3 pemilu terakhir pemilih yang mencoblos caleg atau partai plus caleg di kisaran 69-70 persen. Sedangkan yang mencoblos partai hanya 29-30 persen. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top