Takalar

Nekat Bongkar 4 Makam Keluarga Gara-gara Kalah Nyaleg

publicanews - berita politik & hukumVideo pembongkaran makam di Takalar, Sulawesi Selatan. (Foto: capture/ Facebook Yuni Rusmini)
PUBLICANEWS, Takalar - Calon anggota legislatif (caleg) Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, meminta bongkar paksa empat kubur kerabatnya karena keluarga mereka tidak memilihnya dalam Pileg 21 April 2019 lalu. Video pembongkaran kuburan tersebut beredar di media sosial, seperti tampak pada Selasa (11/6).
Dalam video itu terlihat beberapa pekerja membongkar nisan menggunakan martil dan linggis. Anggota keluarga yang menyaksikan tampak menangis.

Caleg gagal itu sebelumnya bertarung di Dapil 1 Takalar, yang meliputi Polut, Polsel, dan Paltassang. Ia merasa tidak mendapat dukungan dari keluarga almarhum Daeng Ngampa yang masih terhitung sepupu dan tinggal di Kelurahan Pattene.

Salah satu keluarga yang makamnya dibongkar, Muhhamad Rusli Ronrong, mengatakan sejak kampanye sang caleg sudah berulang mengancam akan membongkar kuburan bila tidak mendukungnya.

Namun, keluarga almarhum berkeras sudah memiliki calon sendiri. "Terus terang saya ini timnya si caleg, tapi saya sangat kecewa karna hanya beda pilihan keluarga kami yang sudah meninggal jadi korban kejamnya politik," ujar Daeng Ronrong.

Upaya mediasi pemerintah setempat gagal. Setelah kuburan dibongkar dan mayat dikafani kembali, mereka kemudian dipindahkan ke makam lain yang berjarak satu kilometer dari makam lama.

Empat jasad yang dipindahkan itu masing-masing adalah Mallarangan Daeng Ngopa, Sugi Daeng Ngiji, Baso Daeng Tunru, dan Burhayati Daeng Lebong. Jasad yang dimakamkan ada yang sudah 26 tahun dan ada yang terbaru dua tahun dikubur. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top