Konflik Internal Partai

Soal Kekalahan Hanura, OSO: Tanya Wiranto!

publicanews - berita politik & hukumPresiden Jokowi disambut Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) saat tiba di Jalan Karang Asem, Jakarta Selatan, Rabu (15/5). (Foto: tangkapan layar)
PUBLICANEWS, Jakarta - Konflik di tubuh Partai Hanura tampaknya makin memanas. Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menuding tidak lolosnya Hanura melampaui ambang batas parlemen atau parliamentary threshold pada Pemilu 2019 merupakan kesalahan Wiranto

"Jadi, ada yang bertanya kenapa Hanura kalah? Tanya Wiranto, bukan saya," kata Oso saat berbuka puasa bersama Presiden Joko Widodo di rumahnya di Jalan Karang Asem, Jakarta Selatan, Rabu (15/5).

Menurutnya, Wiranto yang harus menjawab penyebab partai bernomor urut 13 itu gagal ke Senayan tahun ini. "Orang yang bikin kalah dia (Wiranto) kok. Kita enggak apa-apa Hanura dia bikin kalah, tapi yang penting nomor 01-nya kita menang," ujarnya.

Ia memastikan seluruh DPD Hanura seratus persen mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin. OSO juga menyinggung Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang mulai merapat ke Jokowi.

"Pak Zul waktu buka puasa di MPR bilang, saya tidak mendukung Pak Jokowi tapi berteman," Oso menuturkan.

Oleh karena itu ia menilai Jokowi sosok tauladan yang memiliki banyak teman. "Itu hebatnya Pak Jokowi, mau berteman sama orang yang tidak mendukung," katanya.

Hadir dalam acara buka puasa bersama itu Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Penasihat PKPI Hendropriyono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Jaksa Agung M Prasetyo.

Soal konflik di tubuh Hanura, Wiranto yang merupakan pendiri dan kini Ketua Dewan Pembina, meminta kader untuk introspeksi. Mengapa Hanura lolos dalam dua kali pemilu di masa kepemimpinannya dan sekarang tidak.

"Kalau sekarang tidak lolos, kita introspeksi. Tidak perlu salah menyalahkan, apalagi menyalahkan saya," ujar Wiranto, 26 April lalu.

Pernyataan Menko Polhukam itu untuk menjawab tudingan pengurus DPP Hanura yang menyudutkannya, seolah Wiranto tidak memperjuangkan partai lagi. (imo)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah16 Mei 2019 | 02:39:24

    Emang sama sama gak mutu. Patut disalahkan keduanya.

Back to Top