BPN: Seorang Menteri Gerakkan ASN 23 Provinsi Menangkan Jokowi

publicanews - berita politik & hukumHanafi Rais. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melaporkan kecurangan Pilpres 2019 ke Bawaslu. Sekretaris BPN Hanafi Rais menyebutkan, laporan tersebut menyoal keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) di 23 provinsi dalam dukungan terhadap paslon Jokowi-Ma'ruf Amin.

Menurut Hanafi, ada menteri yang mengkomandoi dukungan ASN terhadap paslon 01 tersebut. Hal itu membuat pemilu tidak netral dan telah terjadi pelanggaran yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

"Ditemukan ada di 23 provinsi dari 34 provinsi. Itu artinya lebih dari 50 persen. Bahkan ada indikasi sangat kuat untuk meminta tidak netral dari salah satu menteri," kata calon jadi anggota DPR 2019-2024 itu.

Namun, putra anggota Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais tidak bersedia menyebut menteri yang ia maksud. Hanafi hanya mengatakan, Bawaslu harus menindaklanjuti laporan pelanggaran tersebut.

"Bawaslu harus bertindak jujur dan adil sesuai harapan masyarakat Indonesia. Selama ada keadilan insya Allah ada perdamaian," ujarnya.

Ikut mendampingi Hanafi dalam pelaporan ke Bawaslu ini, antara lain Ketua BPN Djoko Santoso dan Direktur Hukum dan Advokasi Sufmi Dasco Ahmad.

Menurud Djoko Santoso, laporan ke Bawaslu ini merupakan titipan dari dari relawan dan masyarakat pendukung Prabowo-Sandi di daerah-daerah. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top