Hasto: Jokowi Presiden, PDIP Ketua DPR

publicanews - berita politik & hukumSekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hasil rekapitulasi berjenjang berdasar dokumen otentik formulir C1 plano, suara untuk Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin sudah tembus angka 80 juta.

"Pak Jokowi menang sedikit di atas 56 persen, itu adalah modal yang baik didukung DPR RI lebih dari 60,7 persen," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di depan rumah Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/5).

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin ini mengatakan, selisih suara antara paslon 01 dan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mencapai 14 juta.

"Perbedaan (suara) signifikan di atas 14 juta, kuatnya legitimasi dukungan rakyat, semua partai akan kawal dengan baik, pileg dan presiden senafas sebangun," ujarnya.

Hasto juga menjelaskan bahwa partai banteng moncong putih akan kembali menang pemilu. Ia memperkirakan PDIP akan memperoleh 133 kursi DPR.

"PDIP berpeluang menjadi Ketua DPR, dan itu satu nafas kemenangan di pileg dan DPR dengan kerja sama Koalisi Indonesia Kerja dan pimpinan lima DPR, " ujarnya.

Sementara posisi Wakil Ketua DPR akan diisi dari Partai Golkar, Gerindra, Nasdem, dan Demokrat. Sesuai UU MD3, kursi pimpinan DPR akan diisi 5 besar Pemilu.

Menurut Hasto dengan posisi sebagai mayoritas di DPR periode 2019-2024, PDIP siap untuk bekerja sama dengan Gerindra. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Tukang Komen @pemberiKomentar10 Mei 2019 | 13:26:20

    Sebagai partai pemenang pemilu seharusnya memang begitu, siapapun presidennya.

Back to Top