Ribuan Form C1 Diduga Palsu Menangkan 02 Disita di Menteng

publicanews - berita politik & hukumBawaslu DKI Jakarta membuka temuan dua dus Formuli C1. (Foto: Dok. Bawaslu Jakpus)
PUBLICANEWS, Jakarta - Bawaslu Jakarta Pusat tengah menginvestigasi temuan ribuan formulir C1 yang diduga palsu. Ada dua dus yang diamankan dari sebuah taksi online yang disetop polisi di Jalan Besuki, Menteng, Jakarta Pusat.

"Kardus pertama berisi 2.006 formulir C1, sementara kardus kedua berisi 1.761 formulir C1," kata Kordiv SDM Bawaslu Jakarta Pusat Roy Sofia Patra Sinaga, Senin (6/5).

Ribuan formulir C1 itu berasal dari sejumlah Kabupaten di Jawa Tengah. Berdasar telaah sementara, isi formulir C1 berbeda dengan rekapitulasi di TPS.

"Tanda tangan saksi di C1 yang ditemukan dengan C1 yang dimiliki KPU juga berbeda," ujarnya.

Roy mencontohkan paslon 01 mendapat 100 suara dan paslon 02 memperoleh 50 suara. Namun, pada C1 temuan itu kondisi terbalik dan menguntungkan paslon Prabowo-Sandi.

Formulir C1 itu ditemukan saat polisi melakukan operasi lalulintas. Ketika mobil luar daerah tersebut melintas polisi menyetop dan memeriksanya. Ternyata di bagasi ditemukan dua dus form C1.

Pada kedua kardus tersebut tertulis ditujukan Kepada Yth Bapak Toto Utmo Budi Santoso Direktur Satgas BPN PS Jalan Kertanegara No. 36 Jakarta Selatan. Sedangkan pengirim tertulis Moh Taufik Seknas Prabowo-Sandi Jalan HOS Cokro Aminoto no 93 Menteng Jakarta Pusat.

Ketika hal itu dikonfirmasi, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta M Taufik membantah mengirimkan dua boks formulir C1 itu. "Seknas enggak pernah ngirim C1 pada siapapun," kata Taufik siang ini.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu menegaskan tidak ada kepentingan dengan ribuan formulir itu. Ia menyatakan tidak pernah mengumpulkan C1 dan tak berkepentingan untuk mengirimkannya. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top