Surat Terbuka Ahmad Dhani Lolos 'Dapil Neraka' ke Senayan

publicanews - berita politik & hukumAhmad Dhani saat menjalani sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, 7 Januari 2019. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Surabaya - Musisi Ahmad Dhani dikabarkan bakal duduk sebagai anggota DPR. Caleg Partai Gerindra ini menang suara di Dapil Surabaya-Sidoarjo, Jawa Timur.

Suami Mulan Jamella itu nyaris tidak melakukan kampanye karena berstatus terpidana kasus ujaran kebencian. Dhani saat ini mendekam di Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng, di Sidoarjo, untuk menjalani sidang kasus 'idiot' dengan tuntutan 1,5 tahun penjara.

Kabar kemenangan pentolan grup musik Dewa ini disampaikan Siti Rafika, Ketua Koordinator Kecamatan untuk Ahmad Dhani, Minggu (28/4).

Fika mengatakan, ia sudah ditelepon dua anak Ahmad Dhani, Abdul Qodir Jaelani atau Dul dan Ahmad Al Ghazal yang tengah di London, Inggris. "Mereka telepon saya dari London," ujar Fika.

Mulan dan Wakil ketua Umum Partai Demokrat Fadli Zon pun, telah menghubungi Fika memastikan lolosnya Dhani ke Senayan. Menurut Fika, mereka berpesan untuk mengawal suara Dhani.

Fika juga sudah bertemu dengan Dhani. Ia membenarkan adanya surat Dhani dari dalam penjara. "Betul itu tulisan Mas Dhani, saya dapat dari Mas Dhani langsung," katanya,

Berikut isi surat Dhani.

Menjadi Anggota DPR RI bukan cara Allah mengangkat Derajad saya.

Beredar meme 'AhmadDhani lolos ke senayan, Allah telah mengangkat derajat Dia'.

Perlu saya tegaskan, ini bukan cara Allah.

Pasti yang bersangkutan (pembuat meme atau status ) punya
positive thinking.

Tapi ,

Jabatan di dunia itu bukan satu satunya cara Allah mengangkat derajat (derajad itu bukan pangkat Duniawi , Jokowi meskipun seorang PRESIDEN...di mata saya , dia cuma BONEKA).

Apa yang sedang saya jalani ini bukanlah harus berhadiah jabatan dunia.

Saya Nyaleg atas desakan Mr Fadli Zon. Dan disertai juga niat saya untuk memulai perjuangan Babat Alas PARTAI GERINDRA di Jawa Timur.

( saya lebih suka bekerja untuk Partai )

Klo mau asal jadi, Nyaleg aja di Bekasi sangat mudah untuk JADI ,

Bukan kota basis PDIP dan Islam Nusantara.

Surabaya adalah DAPIL NERAKA

Jadi , ini adalah 'LAKU'saya dalam menyikap 'REZIM PEMBELA PENISTA AGAMA'.

Saya tidak mungkin mendiamkan KEMUNGKARAN ini terjadi di depan mata. Meskipun PENJARA adalah AKIBAT-nya.

Dan LAKU saya tersebut tidak harus mendapat kan hadiah menjadi Anggota DPR RI...

Bisa saja klo memang ada ...

HADIAH dari LAKU saya itu ,

bisa saja berupa :

BAROKAH kepada Anak dan Cucu saya di MASA DEPAN.

KARMA BAIK itu Tidak harus KONTAN di bayar kepada saya dalam waktu dekat.

Berjuang MENEGAKKAN KEADILAN itu WAJIB bagi Yang mampu.

MAMPU MENINGGALKAN KARIER YANG SUDAH CEMERLANG SELAMA 25 TAHUN DI DALAM DUNIA MUSIK,

UNTUK SEBUAH KAMAR KUMUH DI SEL DI DALAM PENJARA

Yang tidak mampu ya tidak wajib.

Begitulah

*AhmadDhani*
(feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top