Dampingi Prabowo, Titiek Soeharto: Enak Zaman Bapakku To?

publicanews - berita politik & hukummassa peserta kampanye Prabowo-Sandi Shgalat Zuhur di Stadion Sriwedari, Rabu (10/4). (Foto: Solopos)
PUBLICANEWS, Solo - Puluhan ribu massa memadati Lapangan Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/4). Siang ini, capres Prabowo Subianto melakukan orasi politik dalam kampanye terbuka di daerah asal Presiden Joko Widodo itu.

Massa mengawali kampanye dengan melakukan salat dzuhur meski di tengah terik matahari yang menyengat. Beralaskan bahan seadanya, peserta kampanye itu berwudu menggunakan air mineral.

"Saalatnya pakai sepatu enggak papa kalau di lapangan," ujar pembawa acara. Saalat Zuhur disusul salat jamak, sambil menunggu kedatangan Prabowo.

Dalam kampanye ini, Titiek Prabowo ikut memberikan orasi. Politikus Partai Berkarya ini meminta massa untuk hadir di TPS pada 17 April dan memenangkan paslon 02.

Mengawali pidatonya, putri keempat Presiden kedua RI itu menyapa massa dengan membandingkan pemerintahan saat ini dan era Soeharto.

"Oke Jawa Tangah, piye kabare, penak Zaman Bapakku to?" katanya, menirukan jargon viral almarhum ayahnya Soeharto.

Ada Golkar dalam Kampanye Prabowo di 'Kota Jokowi'

Ikut memberikan orasi Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Ia berbicara mengenai Prabowo yang menggebrak podium saat berkampanye di Stadion Kridosono, Yogyakarta.

"Saya melihat pemimpin sejati itu harus bisa marah. Kalau pemimpin cuma plonga-plongo, cuma ndak-nduk... 'Aku selama 4,5 tahun aku sabar. kalau sekarang melawan'," ujar Amien tanpa menyebut pemimpin yang ia sindir.

Amien menambahkan, Prabowo marah karena ingin melindungi rakyat, bangsa, dan negara.

Kampanye paslon 02 di Solo ini dihadiri, antara lain, Neno Warisman, Hidayat Nur Wahid, dan Syarief Hasan. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top