Prabowo Gebrak Podium Saat Bicara Netralitas TNI-Polri

publicanews - berita politik & hukumPrabowo Subianto Kampanye di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Senin (7/4). (Foto: Krjogya)
PUBLICANEWS, Yogyakarta - Capres Prabowo Subianto tampak berapi-api saat menyampaikan orasi politik dalam kampanye di Stadion Kridosono, Yoyakarta, Senin (7/4).

Mantan Pangkostrad itu terlihat menggebrak meja ketika berbicara mengenai posisi TNI dan Polri yang seharusnya netral dalam Pemilu dan Pilpres 2019.

“Tentara dan polisi adik-adikku, jangan mau dijadikan alat pro-asing. Kalian ini adalah tentara rakyat, benar kan?” kata Prabowo. Suara meninggi itu disertai tangan Prabowo menggebrak-gebrak meja podium.

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dan sejumlah tim sukses yang duduk di belakang kemudian berdiri dan mendekat ke posisi Prabowo.

Meja podium memang tepat persis berada di depan kursi para petinggi partai politik yang hadir dalam kampanye Prabowo di Kota Pelajar itu. Hadir, antara lain, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, politikus PKS Hidayat Nur Wahid, politikus Partai Berkarya sekaligus mantan istri Titiek Soeharto

Dalam orasinya, Prabowo dengan nada keras juga menyinggung kondisi ekonomi politik yang dirusak segelintir elite di Jakarta. "Mereka itu ba**ngan-ba**ngan. Nanti pasti ada yang bertanya, ’Eh Prabowo sebut siapa yang dimaksud itu’. Nanti gue sebut nama lengkap dan alamatnya ya,” katanya berapi-api.

Ketua Umum Partai Gerindra ini mengaku muak karena selalu dibohongi pemerintah. Ia menyebut sejumlah BUMN yang dirampok dan dijual murah. “BUMN kebanggaan rakyat, Garuda, Pertamina, PLN, semua dirampok,” ujarnya.

Prabowo juga menyoroti pemerintah yang kerap mempertentangkan Islam dan nasionalisme. Menurut Prabowo, Indonesia berdiri atas perjuangan umat Islam.

Dalam kampanye ini, antusiasme ratusan ribu massa sudah tampak dari pagi, mereka memenuhi Stadion Kridosono hingga di luar. Massa melakukan shalat dzuhur berjamaah sambil menanti kedatangan Prabowo.

Sebelum kampanye itu, siang harinya, Prabowo dan rombongan bertemu Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan atau Kantor Gubernur DIY.

Ikut mendampingi capres 02, antara lain, politisi Partai Gerindra Adhyaksa Dault, tokoh PPP Yogyakarta Syukri Fadholi, Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top