Yogyakarta

Rawan Politik Uang di Kabupaten Kulonprogo

publicanews - berita politik & hukumKetua Bawaslu Kulonprogo Ria Harlinawati. (Foto: kulonprogo.sorot.co)
PUBLICANEWS, Kulonprogo - Antisipasi terjadinya politik uang dalam masa tenang 14 - 16 April nanti, Bawaslu akan melakukan patroli pengawasan di beberapa tempat di Kulonprogo, DIY. Ketua Bawaslu Kulonprogo Ria Harlinawati mengatakan, patroli dilakukan 24 jam nonstop.

"Melibatkan seluruh komponen pengawas di Kulonprogo," kata Ria seusai Deklarasi Pemilu Bersih dan Berintegritas Bersama Penyelenggara Pemilu dan Peserta Pemilu 2019 di kantornya, Senin (8/4).

Komponen tersebut meliputi Bawaslu kabupaten, Panwaslu kecamatan, hingga ke tingkat terkecil, yakni pengawas tempat pemungutan suara (TPS).

Pengawasan, Ria menambahkan, akan mempersempit ruang gerak praktik politik uang alias serangan fajar yang biasa dilakukan H-3 pencoblosan.

"Pada masa tenang inilah menjadi masa-masa rawan pelanggaran politik uang," Ria menegaskan.

Menurutnya, para calon anggota legislatif (caleg) memanfaatkan momen tersebut demi mendapat suara. Bawaslu Kulonprogo berharap tidak kecolongan dalam pengawasannya.

Ria masih merahasiakan wilayah-wilayah yang rawan terjadi politik uang dan potensi kerawanan lainnya. Saat ini jajarannya masih melakukan pemetaan.

"Seperti TPS dekat rumah caleg, TPS yang penuh daftar pemilih tambahan (DPTb), dan pondok pesantren," ujarnya.

Bawaslu Kulonprogo berkoordinasi dengan Polres setempat untuk memberi pengawalan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Setiap TPS memiliki karakter kerawanan yang berbeda," Ria menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top