DPR Desak KPU Tarik Surat Suara Rusak

publicanews - berita politik & hukumKetua DPR Bambang Soesatyo. (Foto: dok pribadi)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) menarik dan memusnahkan seluruh surat suara rusak yang ditemukan di sejumlah daerah.

"Segera menggantinya dengan surat suara yang baru sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan oleh daerah masing-masing," kata Ketua DPR Bambang Soesatyo dalam keterangan persnya, Selasa (12/5).

Ia mengungkapkan, terdapat ribuan surat suara rusak, sebanyak 41 ribu diantaranya ditemukan di Bandar Lampung, 6.014 lembar di Kabupaten Mojokerto, 1.516 surat di Lamongan, 582 di Batam, dan 81 surat suara di Aceh Barat.

Bambang juga minta penyelenggara pemilu meningkatkan pengawasan terhadap pencetakan surat suara agar tidak ada lagi yang rusak. Ia mengingatkan pesta demokrasi sudah semakin dekat.

"KPUD ikut mengawasi seluruh persiapan hingga pendistribusian logistik Pemilu 2019," ujar politisi Golar itu.

KPU harus mengevaluasi hasil cetak dari setiap perusahaan pencetak kertas surat suara guna meminimalisir kerusakan. "Jangan sampai memicu kegaduhan dalam persiapan pemilu nanti," Bamsoet menegaskan.

Sementara, KPU sudah mencetak 86 persen atau 839 juta surat suara untuk Pemilu 2019. Surat suara tersebut dalam proses pendistribusian.

"Jika ditemukan surat suara rusak dan ada titiknya dan sebagainya, kami akan segera kirimkan lagi penggantinya," kata komisioner KPU Ilham Saputra di kantornya, kemarin. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top